Nyetir dari Brisbane ke Gold Coast

Sebagai pengemudi pemula hehe dan dengan kemampuan dompet mahasiswa sehingga mobil yang saya punyai pun ala kadarnya. Dengan kondisi itu tentu saya cukup berpikir panjang jika ingin pakai mobil untuk perjalanan jauh.

Beberapa weekend yang lalu, saya berencana untuk mengajak istri dan anak jalan2 ke Gold Coast sekaligus main di pantai, karena saya tau Fatiha sangat suka sekali air dan main di pantai. Lha wong kemaren saja di ajak ke South Bank padahal lagi winter, lihat air di pantai buatan South Bank tetap mau nyemplung padahal lagi winter lho hehehe.

Tadinya kami sudah benar2 berencana berangkt sabtu pagi dengan menggunakan Kereta dari Roma Street ke Nerang Station Gold Coast, kemudian menyambing Tram di Gold Coast untuk ke Surfer Paradise (Pantai yang sangat terkenal di Aussie ini).

Istri sudah masak bekal, semua sudah ready, pagi2 kita check di Google Map saya kaget. Lha kenapa perjalanan dari brisbane ke Gold coast dengan kereta bisa 2 jam 45 menit? padahal biasanya tidak sampai segitu! Soalnya saya sering ke Gold coast pakai kereta. Ternyata eh ternyata, rel kereta nya lagi maintenance jadi smua perjalanan kereta dialihkan menggunakan Bus sehingga waktu tempuhnya jadi lama.

Akhirnya tak pikir panjang, yuk bismillah, kami pun sepakat pakai mobil driving. Saya coba check google map ya kurang lebih perjalanan 1 jam-an lah.

Brisbane to Gold Coast Driving

Ini perjalanan pertama saya nyetir ke Gold Coast, ya bismillah saja lah. Alhamdulillah perjalanan lancar tanpa terkendala halangan satupun.

Sebenernya ya rada2 nyasar dikit sih, misal pas nyari pantainya itu juga nyasar2 hehe. Terus kekhawatiran saya takut kalau tidak dapat tempat parkir yang deket dengan pantai alhamdulillah rejeki anak sholeh, walaupun parkir penuh pas kita datang, eh ada yg pergi jadinya dapat parkir bener2 di samping pantai hehe.

Al hasil fatiha seneng baget main di pantai, bahkan mau nyelup pingin renang dan pingin ke lautnya hehee.

Mungkin ada beberapa temen2 disini yang belum tau Gold Coast? Coba deh di googling. Jadi, Gold coast ini sebenernya malah lebih popular dari Brisbane sih. Soalnya memang surganya surfing. Jadi bagi pencinta surfing dan pantai pasti tahu dengan kota yang satu ini.

Pemandangannya luar biasa bagus, garis pantainya lurus panjang, sampingnya langsung kota Gold coast dengan bangunan pencakar langit. Udah gitu pasirnya putih lagi. Dan yang tak kalah penting seperti biasanya, 1 bungkus permen pun tak ada di pantai, ya begitulah. Kita harus belajar ya untuk peduli lingkungan, tidak boleh buang sampah sembarangan!

Nah, ini nih foto2nya …

Foto Keluarga di Surfer Paradise Gold Coast

Eh Fatiha malah merem hehehe
Saking senengnya dan saking bersihnya pantainya. Fatiha nyari2 kerang.
Silahkan saksikan VLOG kami di Surfers Paradise Gold Coast

Udah gitu aja ya, catatan minggu ini, sampai ketemu besok!

Salam dari Pinggir kali Brisbane
Rischan Mafrur

Festival Bunga di Toowoomba QLD Australia

Hi sahabat semua, entah kenapa minggu ini saya lagi cukup bersemangat untuk posting tulisan di blog ini. Kemarin saya sudah posting ttg Keindahan Alam di Stanthorpe dan Pendaftaran Beasiswa LPDP 2019.

Kali ini juga latepost sih sebenernya, ini juga tahun lalu sekitar akhir bulan September 2018 yakni ketika di Australia spring atau musim semi. Jadi bagi sahabat semua yang mau jalan-jalan ke Australia, khususnya ke Brisbane di akhir bulan September jangan lupa untuk mampir ke Toowoomba melihat festival bunga atau flower festival.

Begini ceritanya:…

Saya bersama 4 orang teman, kita rental satu mobil kemudian sepakat untuk ke Toowoomba, sebenernya agak aneh sih, ini cowo semua eh datang ke festival bunga hahaa. Ya klo bapak2 ada anak sama istri mah okey, tapi ini cowo semua lhoo. Yah walaupun begitu kami cowo tapi penyuka buka kok heheee.

Okey kembali ke topik.

Queens Park Gardens, Toowoomba, Queensland

Kurang lebih perjalanannya 1,5 jam jaraknya 120 km. Kami berangkat pagi dari kelurahan kami di St. Lucia. Seperti yang sudah kami duga, yah parkiran penuh! Karena memang festival bunga ini di tanggal tertentu yakni 20 – 29 September 2018, hanya 10 hari. Untuk tahun ini juga sepertinya ditanggal yang sama.

Langsung saja, ini oleh2 atau kenang2annya..

Toowoomba Carnival of Flowers
Laki laki pecinta Bunga hahahaha

Eehhh, setelah kita lihat festival bunga, kemudian beberapa acara di Queens Park Gardens kami juga tak lupa untuk mampir ke Japanese Garden di Toowoomba.

Padahal saya ya udah hidup 2 tahun di Korea, pernah ke Jepang juga tapi tetap penasaran juga, kaya apa sih Japanese Garden di Toowoomba, apa iya sakura bisa hidup di Australia? pikirku

Dan ternyata….

Pohon sakura di Japanese Garden di Toowoomba

Hahaha, sempet kaget sih aku, ternyata sakura bisa tumbuh di bumi Queensland dan itu penampakannya!

Japanese Garden di Toowoomba

Bagus juga pemandangannnya, worth it lah, hanya saja danaunya sedikit keruh, tapi ttp ramai pengunjung dan wildlifenya jg wild life khas australia hehe.

Setelah puas main dan jalan-jalan di Toowoomba akhirnya sore kita pulang dan namannya orang Indonesia ya, tingkahnya aneh2. Kami juga foto di icon kota Toowoomba, ini sebenernya lokasinya dipinggir jalan. Walaupun kami susah cari parkirnya tapi kalau gak foto kayaknya rugi deh. Ini hasilnya…

Toowoomba, The Garden City

Hahaha, gayanya kok kayak orang jadul sih padahal aku kan masih milenial wkwk.

Oke, sudah sampe disini dulu ya postingan kali ini, sampai ketemu di postingan berikutnya. Untuk membaca tulisan saya yang lain, baik yg serius atau yg ttg jalan-jalan di Australia bisa dibaca di sini https://mafrur.com/kuliah-di-australia/

Salam dari tepian sunga Brisbane

Rischan Mafrur

Menjemput Sunrise dan Off-road adventure di Bribie Island Australia

Tulisan ini sebenarnya late post, tapi tak apalah, buat kenang-kenangan, dan siapa tau bisa nambah referensi jalan-jalan atau liburan di Brisbane bagi pembaca.

Akhir tahun lalu 2017, seperti halnya di negara lainnya, Australia punya libur panjang. Jadi mulai tanggal 23 Desember sampai nanti pertengahan Januari itu biasanya kampus-kampus masih Kosong, krn memang long Holiday dan mereka sekaliam ambil leave.

Di libur panjang akhir tahun 2017, saya diajak oleh Hawken Garage Community, yg dipimpin oleh Mas Andy (Beliau bekerja sebagai mechanic di sini dan tiap sabtu minggu buka bengkel di rumah). Nah kebetulan saya tinggal serumah dg mas Andy, jadi saya dijaka Off-road ke Bribie Island.

Ini adalah pengalaman Off-road pertama saya, ya walaupun hanya nebeng, alias bukan yang nyetir, ternyata asik juga hehe.

Agendanya waktu itu adalah brangkat pagi dari St Lucia agar bisa dapat sunrise di Bribie Island, kami brangkat dari St Lucia jam set 3 pagi, perkiraan sunrise jam 4:15. Sampailah jam 4 pagi kita di pantai Bribie dan menyaksikan sunrise di sana. Begini penampakannya.

Kalau mau lihat sunrise di Bribie Island versi videonya silahkan bisa dilihat di video berikut ini:

Kami ada 6 mobil semuanya, habis matahari terbit, kami semua melanjutkan keliling pantai, kalau di pantai sih enak karena jalanan cenderung padat karena kena air. Ini contoh jalan di pinggir laut/pantai.

 

Yang mengerikan itu ketika menuju pantai dan pulang dari pantai karena jalannya debu dan ternyata dalam.

Ada satu mobil dari romongan kami yang selalu tak bisa gerak karena memang kurang tinggi. Yah namanya juga orang Indonesia, tawakalnya tinggi hehe, harusnya memang untuk medan seperti ini ya harus bawa mobil yang memang khusus buat off-road. Begini contoh penampakan jalannya.

 

Ada beberapa tempat yang asikk dan indah salah satunya adalah danau Mermaid Lagoon, yaitu sebuah danau kecil ditengah gersangnya pantai di Pulau Bribie, silahkan bisa disaksikan di video berikut ini: (Keren deh!!!!)

Tadinya rencana kami brangkat jam setengah 3 pagi dan jam 12 siang sudah pulang, tapi ya tadi karena ada satu mobil yang tidak bisa jalan, dan akhirnya mas Andy dengan Subaru Foresternya harus berkali-kali narik mobil ini, dan medan yang begitu menantang akhirnya kamipun baru sampai rumah sekitar magrib jam setengah tujuh malam.

Kalau mau lihat bagaimana serunya off-road di sini, yuk simak video ini:

 

Keren kan!!!!..
Selamat menyaksikan yah..
Oke sampai di sini dulu, sampai jumpa di postingan berikutnya..

 

Salam dari Pinggir Kali Brisbane
Rischan Mafrur

Brisbane Festival 2017

Tanggal 30 September di Indonesia adalah tanggal bersejarah dimana pengibaran bendera setengah tiang dilakukan untuk memperingati kejadian G30S/PKI. Beda negara tentu beda adanya. Di Brisbane tanggal 30 September 2017 kemaren termasuk tanggal yang ditunggu banyak orang yaitu karena ada Sunsuper Riverfire. Apa itu Sunsuper Riverfire?

Di sini sejak tanggal 9 September sampai tgl 30 September 2017 ada Brisbane Festival. Di Brisbane festival 2017 ini banyak sekali eventsnya, bisa lihat schedule event-eventnya di website resminya. Puncak acaranya adalah tanggal 30 September 2017 yaitu Sunsuper Riverfire (peluncuran kembang api) di sepanjang sungai Brisbane di South Bank.

Inget kembang api saya jadi inget dulu pas S2 di Korea, dulu saya sama teman saya pergi mau lihat kembang api di sana, eh ternyata teman-teman Indonesia juga banyak yang mau lihat. Jadi kita bareng-bareng ke downtown (ke city), terus kita pesan makanan. Ternyata makannya datangnya lama banget, yang pada akhirnya kita semua kelewat untuk lihat kembang api karena nunggu pesanan makanan hehe. Temen saya ini luc, sesampainya di dorm, dia buka laptop terus buka youtube kemudian buka video kembang api. :V  Katanya kan tadi failed mau lihat kembang api jadi sekarang lihat di Youtube.

Kalau kemaren tanggal 30 September, saya tidak failed untuk melihat Kembang api di acara Brisbane festival.

Jadi ceritanya begini, saya baru ke Brisbane sini jadi masih belum hafal jalan kemana, ke kota dan sebagainya. Di Brisbane transportasi publik ada 4 macam lah (taksi, bus, kereta, dan citycat). Citycat ini yang menarik karena bagi saya ini baru. Brisbane ditengahnya dibelah sama Brisbane river (Sungai Brisbane) jadi karena adanya sungai ini akhirnya dimanfaatkan untuk transportasi juga.

Untuk melihat kembang api, saya berangkat jam setengah 5 sore dari rumah, saya jalan kaki ke St Lucia Ferry terminal (Terminal citycat di kampus saya), habis itu naik ferry menuju ke south bank, tidak jauh, tidak ada setengah jam saya sudah sampai (kurang lebih 4 atau 5 stops). Foto di ata ketika saya naik ferry dari UQ ke South bank. Foto dibawah ini kalau mau lihat jalur ferry dari UQ ke South Bank.

Sesampainya di terminal ferry di south bank eh ternyata dipinggiran sungai di south bank sudah penuh sama lautan manusia yang nunggu kembang api. Mereka pada piknik, pada gelar tiker, dan sebagainya.

Gambar dibawah ini foto kembang api kemaren yang saya ambil dari Google, harusnya sih saya cari posisi di dekat jembatan ini, tapi sudah tidak kebagian tempat jadi ya sedapatnya.

 

Kalau dapat di spot yang bagus ya dapat fotonya mesti bagus, cuman sayang karena penuh ya saya akhirnya cari tempat yang agak luang, bagaimana detilnya?

Bagi yang penasaran silahkan bisa nikmati vlog saya di bawah ini. (maap vlognya jelek karena masih amatiran heheh)

 

Semoga bermanfaat, salam dari Brisbane.