Essay sukses terbesar dalam hidupku LPDP

Alhamdulillah BUKU saya “24 Purnama di Negeri Ginseng” Terbit juga!!

Bagi yang mau kuliah di Korea dengan Beasiswa saya sarankan untuk membeli buku ini, karena dalam buku ini saya jelaskan bagaimana perjuangan seorang pencari beasiswa hingga akhirnya mendapatkannya, kemudian suka dan duka jadi mahasiswa di Korea itu seperti apa. Siap-siap berpetualag dan terbakar semangatnya kalau baca buku ini. Sudah bisa dibeli di toko buku kesayangan anda! (Tersedia di Gramedia seluruh Indonesia)

Bagi yang mau beli Online bisa beli di Tokopedia, Bukalapak atau toko online lainnya, atau langsung menghubungi Whatsapp Anjani (0857-9915-6468), posisi buku ada di Yogyakarta deket kampus UIN Sunan Kalijaga (bagi orng Jogja bisa COD)

Atau bisa mengunjungi website resmi MizanStore (Toko Buku Online Mizan) melalui link ini https://mizanstore.com/detail/59981

Di tulisan ini tentu saya tidak akan membahas dengan detail mengani tips untuk membuat essay, ya dikarenakan saya tidak ahli dalam membuat essay. Silahkan teman-teman bisa googling bagaimana sih cara membuat essay yang baik dan benar.

Jujur saja, saya jarang sekali menulis essay. Tapi setelah googling tentang contoh-contoh essay sukses terbesar dalam hidup LPDP, saya jadi bisa menyimpulkan bahwa disini kita harus jadi diri sendiri. Jadi kawan-kawan intinya menurut saya baik essay Sukses terbesar dalam hidupku maupun kontribusiku untuk Indonesia keduanya adalah menceritakan tentang diri pribadi kita, jadi jelas tak akan bisa copy paste, dan itu adalah cerita cerminan dari dalam diri.

Berikut saya lampirkan essay saya, siapa tau bermanfaat. Inti dari essay saya ya saya ambil dari tulisan di blog ini juga hehe.

Saya dilahirkan dan dibesarkan oleh orang tua yang luar biasa. Bapak saya adalah petani tembakau, beliau tidak lulus SD dan Ibu saya adalah ibu rumah tangga yang biasanya menjadi buruh “nganjang” ketika musim tembakau. Saya biasa memanggil Bapak dengan sebutan Pak’e dan Ibu dengan sebutan Mak’e. Pak’e dan Mak’e adalah inspirasi saya. Saya mempunyai sebuah tulisan tentang perjuangan orang tua saya untuk membesarkan saya di blog yang sampai sekarang sudah ratusan ribu viewers dan tulisan tersebut sudah pernah dimuat di berbagai majalah. Tulisan itulah yang selalu saya jadikan bacaan ketika semangat saya menurun. Salah satu peristiwa yang tidak akan pernah saya lupakan adalah ketika saya sekolah di MTsN (setara SMP). Saya berangkat sekolah menumpang mobil sayur setiap jam setengah 6 pagi karena uang saku yang tidak cukup untuk menaiki angkutan biasa. Sesudah mobil sayur yang saya tumpangi keluar dari desa, saya selalu melihat Mak’e yang sedang berjalan dengan menggendong singkong satu karung yang beratnya bisa sampai 50 kg untuk dijual ke desa sebelah. Sering saya meneteskan air mata karena kejadian itu, saya selalu berjanji di dalam hati untuk selalu membuat Mak’e tersenyum dan bahagia.

Pada masa itu, yang membuat saya lebih sedih lagi adalah omongan tetangga. Saya dilahirkan di masyarakat pegunungan yang sangat kurang perhatian terhadap pendidikan. Ditambah lagi, pada saat itu ada orang yang menyekolahkan anaknya di salah satu SMK swasta di Temanggung, tetapi mereka malah menjadi anak yang kurang baik, maka semakin buruklah penilaian masyarakat desa terhadap sekolah. Saya sering mendengar Mak’e menangis karena mendengar omongan tetangga yang kurang lebih seperti ini “Apa sih gunanya sekolah, lha yo paling besok ujung-ujungnya juga sama saja yaitu nyangkul di sawah atau jadi buruh di sawah.” Sekali lagi di dalam hati, saya selalu berjanji untuk membuktikan bahwa pengorbanan Mak’e selama ini tidak akan pernah sia-sia. Harapan saya sedikit demi sedikit mulai terwujud seperti diterima di SMAN 1 Temanggung dan bisa mendapatkan beasiswa prestasi. Di sekolah inilah saya mempunyai mimpi untuk bisa kuliah di luar negeri, tapi pada saat itu Tuhan belum mengabulkannya. Saya diterima di UNDIP setelah lulus dari SMA tetapi saya harus melepasnya karena pada saat itu orang tua saya tidak punya biaya sepeser pun untuk biaya hidup saya di Semarang. Saya tidak patah semangat, satu tahun saya bekerja, menabung untuk kuliah dan untuk biaya hidup besok ketika kuliah. Di tahun berikutnya jalan itu tampak dan ternyata di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

Saya tidak menyangka dengan IPK 3,74 dan lulus dalam waktu tiga tahun empat bulan saya mejadi lulusan terbaik tercepat Fakultas Sains dan Teknologi UIN Sunan Kalijaga periode April 2013. Ketika menghadiri prosesi wisuda saya sudah meminta Pak’e dan Mak’e untuk duduk di lantai dua agar bisa menyaksikan anaknya lebih jelas dan mempermudah saya untuk mencari nantinya karena pintu masuk kami berbeda (Mak’e dan Pak’e tidak pernah menghadiri acara seperti itu dan mereka juga tidak bisa menggunakan hp pada saat itu, jadi saya khawatir). Pak’e dan Mak’e bingung ketika memasuki gedung karena petugas meminta mereka duduk di lantai satu. Ternyata saya tidak tahu kalau undangan untuk orang tua saya berbeda yaitu berpitakan emas, jadi duduknya di lantai satu di kursi depan jadi sangat jelas bisa melihat anaknya. Ketika saya dipanggil maju untuk diberi penghargaan, MC pun meminta Mak’e dan Pak’e berdiri. Saya melihat mata Mak’e dan Pak’e dipenuhi dengan air mata bahagia dan saya pun ikut meneteskan air mata. Tepat tanggal 6 April 2013 saya diwisuda dan dua minggu kemudian saya mendapatkan email kalau saya diterima di Chonnam National University dengan beasiswa penuh (research scholarship), betapa bahagianya saat itu kami sekeluarga.

Bahagia rasanya bisa membuat mereka tersenyum, bisa memperbaiki rumah untuk mereka agar mereka nyaman tinggal di rumah, mendaftarkan tabungan haji untuk mereka, dan membiayai sekolah adik. Saat ini saya sudah membuktikan kepada masyarakat di desa bahwa pendidikan itu penting. Alhamdulillah, sekarang sudah ada beberapa orang yang menyekolahkan anaknya sampai SMA, bahkan ada satu orang yang sekarang sedang kuliah. Beberapa orang juga sering bertanya kepada Mak’e dan Pak’e bagaimana caranya bisa nguliahin anak. Kini Mak’e dan Pak’e telah tersenyum lebar dan masyarakat pun sadar dan sudah bangun dari tidurnya. Bagi saya, kebaikan akan lebih mudah tersampaikan dengan teladan bukan dengan lisan. Semoga saya senantiasa bisa menginspirasi dan membuat orang-orang di sekitar saya tersenyum dan bahagia.

Seperti itulah essay saya, intinya kalau disini sih menurut saya, jadilah diri sendiri. Ok.

Tips dari saya:

  1. Jadilah diri sendiri
  2. Tulis dengan EYD, walaupun konten atau isinya bagus tetap harus sesuai EYD yah.
  3. Jangan mendadak, kalau bisa setelah menulis selang satu atau dua minggu setelah kita lupa kemudian dibaca ulang lagi. Jangan seperti saya yang mendadak.
  4. Minta orang lain untuk membaca essay kita dan minta koreksinya. Nah disini saya minta istri saya untuk mbenerin EYDnya, ternyata banyak juga yang salah, hehee. Jadi banyak yang dibenerin sama istri saya. Jadi silahkan bisa nyari istri dulu bagi yang belum punya #eh #keceplosan. * lupakan…. hehehe

Semoga sukses.

Berikut tulisan-tulisan lainya mengenai seleksi LPDP saya:

  1. S3 ku mau kemana? 
  2. Akhirnya The University of Queensland, Australia adalah kampus S3 saya.
  3. Essay sukses terbesar dalam hidupku LPDP
  4. Essay kontribusi bagi Indonesia LPDP
  5. Seleksi administrasi LPDP
  6. LGD dan Essay on the spot LPDP
  7. Pengalaman dan Tips lolos seleksi wawancara LPDP
  8. FAQ Beasiswa (Pertanyaan seputar beasiswa)

Mau mengundang kak Rischan jadi pembicara/pengisi acara? silahkan buka link ini.

=============================

Bagi yg tertarik dengan tulisan saya mengenai

  1. Study di Australia [Silahkan akses ke halaman ini]
  2. Traveling alias jalan2 di Australia termasuk tempat-tempat yg harus dikunjungi [Silahkan akses ke halaman ini]
  3. Vlog tentang Kuliah/Beasiswa di Australia dan di Korea, ttg jalan-jalan kami baik di Australia dan Korea [Silahkan akses ke channel Youtube kami: Alkwangju]

Dua halaman diatas adalah kumpulan tulisan-tulisan saya ttg study dan traveling di Australia. Semoga bermanfaat!

S3 ku mau kemana?

Semenjak saya lulus S2 dari Chonnam National University, Korea, yaitu saya pulang akhir Agustus 2015 dari Korea dan sampai Indonesia pertengahan september 2015 karena tak langsung pulang melainkan mbolang dulu ke Ho Chi Minh, Singapore, dan Malaysia.

Mulai 1 Oktober 2015 saya sudah mulai bekerja di Kartoza (Pty) Ltd . Saya bekerja sebagai software engineer disana, bekerjanya remote dari mana saja dan kapan saja yang penting sehari 8 jam di work days.

Saya memang memutuskan untuk tidak langsung lanjut S3 setelah lulus S2 karena beberapa alasan yaitu yang pertama karena saya ingin menikah, dan saya juga sudah menulis tentang kisah cinta saya di link ini, yang kedua yaitu untuk me-refresh otak, nyari pengalaman kerja, apalagi bekerja di perusahaan asing dan perusahaan yang key business nya open source lagi, kan gue banget hehe. Setelah menikah sekarang saya menetap di Bogor (untuk sementara) sembari menemani istri menyelesaikan skripsi S1 nya.

Bermula dari percakapan dengan mertua saya, entah ada angin apa, tiba-tiba mertua ngajak ngobrol, dan bertanya sebenarnya Rischan itu kedepan ingin jadi apa sih?. Hemmm ya jujur saja saya jawab saya ingin jadi pengajar, karena beberapa alasan:

  1. Bagi saya pengajar itu adalah profesi yang luar biasa, salah satu amal jariah yang tak kan terputus walau kita meninggal adalah ilmu yang bermanfaat. Di dukung dengan kesukaan saya adalah membaca, belajar, penasaran, haus akan ilmu, stay foolish, dan saya ingin agar saya punya amal jariah yang tak terputus maka ilmu yang saya dapat ini tentu harus saya salurkan bukan? hehehe.
  2. Hoby saya adalah belajar, ngoprek, penasaran, makanya kalau saya bekerja full time di perusahaan yang bekerjanya adalah 8 jam perhari, jujur itu mengekang saya. Menjadi pengajar yang tidak full time itu nyaman bagi saya, saya jadi punya banyak waktu untuk keluarga, ngajak anak main, jalan-jalan bareng istri, punya waktu untuk belajar, ngoprek, dan memenuhi rasa penasaran terhadap hal baru. Itulah bahagia menurut saya.
  3. Pengajar ndak harus dosen kok, bisa seperti Prof Yohanes Surya kan?, yang bisa ngedidik anak-anak dari Papua jadi juara olimpiade dunia?. Tapi intinya sepertinya memang karena saya suka berbagi informasi dan ilmu, kemudian suka penasaran dengan hal baru dalam artian riset, dan suka berkecimpung di masyarakat (wah 3 pilar perguruan tinggi donk hehe). Ya besok lihat lah nanti final nya jadi apa, yang penting bisa jadi kepala keluarga yang baik yang bisa menuntun seluruh anggota keluarga ke RidhaNya.

Ok, saat itu, Bapak mertua langsung bilang, jadi dosen ya?. Belum sempat saya jawab beliau melanjutkan. Ya, kalau mau jadi dosen itu harus lanjut S3, sekarang kamu juga belum punya home base kan? (Kampus buat ngajar), nanti kalau kamu sudah punya anak, apalagi lebih dari satu, tanggungan makin banyak, kamu nantinya akan sangat repot untuk melanjutkan S3. Jadi menurut saya, kalau kamu memang mau jadi dosen, lanjutlah S3 secepat mungkin, bisa lanjut ke Korea atau ke tempat lain, untuk beasiswa bisa nyoba LPDP.

Sebenarnya jauh dialam bawah sadar, dulunya saya ingin sekali bisa S3 di UK. Tapi ternyata tak semudah itu, mulailah saya nyoba googling nyari-nyari lab yang cocok buat S3 saya. Hasilnya: Karena saya sudah mempunyai beberapa publikasi internasional (baik journal maupun conference) jadi malah saya agak repot seumpama mau geser ke fokus lain. Sebelumnya riset saya mengenai ubiquitous computing wabil khusus human behavior understanding pake ubiquitous computing intinya gitu. Bisa di lihat disini sisa-sisa pekerjaan saya, tapi sepertinya belum saya update lagi.

Nah, saya sudah nyoba nyari di kampus-kampus UK, sudah saya ublek-ublek ternyata tidak nemu. Dan akhirnya saya nemu lab paling top yang sesuai riset saya di dunia ini. yaitu:

  1. MIT Human Dynamic Laboratory, coba deh liat Profnya. Prof Alex “Sandy” Pentlend gilee kan ni orang.
  2. Lab nya Prof Daniel-gatica Perez di EPFL Swiss

Hmm.. ya dua itu sih dari hasil searching saya. Untuk opsi pertama itu hmmm.. ya saya realistis lah, walaupun saya percaya nothing impossible tapi jujur saja saya realistis, MIT. * helai nafas. yang kedua Swiss butuh IELTS nya 7 kalau ndak salah. Jadi tentu butuh prepare lagi saya. Hmmm.,

Kemudian, tiba-tiba ada pikiran, kenapa tidak nyari ubiquitous computing lab di ASIA ya? coba Ahh..

Ternyata langsung nemu, Ubiquitous Computing Laboratory , Kyung Hee University. Dan ketika saya lihat list publications nya cocok banget dengan apa-apa yang sudah saya lakukan, termasuk on-going projectnya keren!!!, serius. Contohnya Mining Minds bisa di buka di link ini http://www.miningminds.re.kr/english/  Benar-benar mirip dengan riset saya. Akhirnya saya putuskan untuk mengontak Prof nya.

Sebenarnya, sebelumnya saya juga sudah nyari-nyari di SNU tapi singkat cerita tidak ada yang cocok, begitu juga dengan KAIST, karena pinginnya saya kan untuk S3 kalau di Korea bisa di SNU atau KAIST lah hehe, tapi ya karena labnya ndak ada yang cocok ya tentu nyari yang cocok risetnya. Nah jadi ketika mau lanjut S3 ya seperti ini, kita sudah tidak lagi mencari kampus yang TOP tapi nyari lab atau Professor yang TOP dimanapun itu kampusnya.

Setelah, kontak-kontak dengan Prof di Kyung hee tadi, saya mendapatkan informasi dari beliau seperti ini,

My research interest includes Ubiquitous Computing, DB, AI, Data Mining,
Intelligent computing, Cloud Computing, and Context Aware Middleware
(please refer to my web site: http://uclab.khu.ac.kr).

Kyung Hee University is located in 30km South of Seoul metropolitan
area and is ranked on within top 10 research-oriented Universities in
Korea. However, my Ubiquitous Computing Research Group (UCG)
is one of the top research groups in Asia

Ini dari beliau, jadi tambah semangat untuk join ke lab ini. Nah begitulah ceritanya, akhirnya bismillah saya yakin mau daftar beasiswa LPDP.

Semoga nanti mendapatkan kampus yang terbaik menurut Allah. Amiin.

Oya untuk kampus-kampus di Korea Selatan yang terdaftar di LPDP ada 9 kampus sebagai berikut:

  1. Seoul National University Korea Selatan
  2. Korea Advanced Institute of Science and Technology Korea Selatan
  3. Pohang University of Science and Technology Korea Selatan
  4. Yonsei University Korea Selatan
  5. Korea University Korea Selatan
  6. Sungkyunkwan University Korea Selatan
  7. Hanyang University Korea Selatan
  8. Kyung Hee University Korea Selatan
  9. Ewha Womans University Korea Selatan

Untuk daftar kampus lengkap LPDP bisa di lihat di file ini

*UPDATE: Mulai 2017 Kyung Hee University tidak masuk dalam list kampus LPDP, berikut list kampus Korea di LPDP mulai tahun 2017,

campus_list_2017

Untuk daftar lengkap bisa akses file ini

Dalam hidup manusia memang bisa berencana tapi Allah tetap penentunya, akhirnya pilihan kampus S3 saya jatuh ke The University of Queensland (UQ), Brisbane, Australia.  Bagi yang mau membaca lika-liku saya untuk menemukan kampus S3 saya, [silahkan baca tulisan saya ini]

Semoga study PhD saya bisa lancar dan dapat berkontribusi untuk negeri ini.

Daftar kampus LPDP untuk negara Australia sebagai berikut:

  1. Deakin University Australia
  2. James Cook University Australia
  3. Monash University Australia
  4. Murdoch University Australia
  5. Queensland University of Technology (QUT) Australia
  6. RMIT University Australia
  7. The Australian National University Australia
  8. The University of Adelaide Australia
  9. The University of Melbourne Australia
  10. The University of New South Wales (UNSW Australia) Australia
  11. The University of Newcastle, Australia (UoN) Australia
  12. The University of Queensland Australia
  13. The University of Sydney Australia
  14. The University of Western Australia Australia

Untuk World rank university bisa dilihat di sini 

Berikut tulisan-tulisan lainya mengenai seleksi LPDP saya:

  1. Page Khusus semua tentang LPDP.
  2. S3 ku mau kemana? 
  3. Akhirnya The University of Queensland, Australia adalah kampus S3 saya.
  4. Essay sukses terbesar dalam hidupku LPDP
  5. Essay kontribusi bagi Indonesia LPDP
  6. Seleksi administrasi LPDP
  7. LGD dan Essay on the spot LPDP
  8. Pengalaman dan Tips lolos seleksi wawancara LPDP
  9. FAQ Beasiswa (Pertanyaan seputar beasiswa)



=============================

Bagi yg tertarik dengan tulisan saya mengenai

  1. Study di Australia [Silahkan akses ke halaman ini]
  2. Traveling alias jalan2 di Australia termasuk tempat-tempat yg harus dikunjungi [Silahkan akses ke halaman ini]
  3. Vlog tentang Kuliah/Beasiswa di Australia dan di Korea, ttg jalan-jalan kami baik di Australia dan Korea [Silahkan akses ke channel Youtube kami: Alkwangju]

Dua halaman diatas adalah kumpulan tulisan-tulisan saya ttg study dan traveling di Australia. Semoga bermanfaat!



Ramadhan Terakhir di Korea

Jadi inget khutbah kemaren, itu saya ambil dari khutbahnya Ust. Yasir Qodhi. Bersumber dari salah satu hadits Rosulullah SAW, bahwa siapa saja yang masih hidup dan Ramadhan datang pdnya akan tetapi Allah tidak mengampuni dosanya maka binasalah dia.

Coba aj dipikir deh, di bulan yang mulia ini Syaithan itu di borgol, Surga di buka lebar2, neraka di tutup rapat2, tiap malam Allah membebaskan ratusan, ribuan bahkan jutaan manusia yg sebelumnya sudah ditepi neraka tp Allah bebaskan dan ampuni.

Kurang apa lagi coba, kita hanya bisa pergi ke surga lho di bulan ini soalnya neraka di tutup, jadi kalau kita dibulan yg mulia ini masih melakukan kemaksiyatan yg perlu kita ingat adalah itu 100% bersumber dari diri kita sendiri, bukan dari bisikan syaitan, nah.. jadi mengapa bulan ramadhan disebut sebagai bulan refleksi diri, karena disaat bulan inilah kita tahu bagaimana diri ini, ktika di bulan ini diri ini baik maka insyaAllah kita masih punya sisi baik, tapi hati2 kalau di bulan ini kita ndak bisa jadi pribadi yang baik, nauzubillah.

Nah.. tak terasa juga bagi saya pribadi, saya sudah dua kali puasa di korea ini, karena puasanya pas summer alias musim panas jadi lama, sahur jam 3 buka jam 8 atau setengah 9. Kalau pas winter bisa pendek banget, winter itu subuhnya saja jam 7 pagi, magrib jam setengah 6 hehe :D.  Sebenarnya masalah lama atau cepat ndak begitu jadi masalah yg jadi masalah disini itu jaga mata, kan pas summer juga, tau sendiri lah gimana cewe korea kalau berbusana hehe :D.

Kembali ke topik, sesuai dengan judul mungkin ramadhan kali ini bisa jadi yg terkahir di korea, tp kita ndak tau sapa tau besok balik lagi kesini hehe, Alhamdulillah saya sudah sidang tgl 1 june 2015 kemaren, jadi inshaAllah tinggal nunggu tanggal pulang dari Professor.

Oya kawan, sbenarnya beassiwa saya disini itu combine alias integrated alias gabungan antara Master dan PhD, tp dikarenakan satu dan lain hal saya memutuskan utk ganti hanya master aj jadi cuman 2 tahun, salah satu alasannya ya… semoga utk S3nya besok bisa di negerinya pangeran charless (mimpi saya sih), dan insyaAllah Allah akan mengabulakannya (khuznudzon kpdNya dg usaha dan doa). Alasan lainya adalah…….. hehe :D, (“semoga ramadhan thn depan sudah ada istri yang menemani sahur dan buka, amiin, hehe“)

Sebenernya berat kawan mau meninggalkan sini 😦 , yg bikin berat itu teman, kita sudah spt keluarga disini, Mas Wasis, Mas Hilmy, temen2 lab yg dr Indo (Pak Gde, Alvin, Agung) dan temen2 dr Indonesia lainya, berat…, dan yang bikin berat lagi itu jamaah masjid, saya mikir aj besok gimana ya Masjid Umar bin Khattab?. apalagi dulu pas sy memutuskan untuk pindah master, tiba2 ustad Agus Amir (sesepuh di Gwangju) datang ke kampus minta ketemu, beliau minta agar sy melanjutkan dg pertimbangan para jamaah di Gwangju. Sedih banget rasanya, beliau juga bilang minimal ada yg nggantiin lah, anak UIN gitu biar bisa jadi tempat bertanya persoalan agama… 😦

Kawans, saya udah share di sebelum2nya kan, spt pertama dtng kesini dulu saya September 2013, eh langsung diminta jadi khattib idul adha, jujur sebernya saya merasa ndak pantas, tp gmn lagi karena disini ndak ada resource. Sedih rasanya,… tp saya yakin InshaAllah nanti akan ada penggantinya, Allah yg menjamin itu.

dan krn alasan itulah kenapa kita membuat Al Kwangju TV channel, tapi sekarang juga sudah mati suri karena crewnya juga sudah habis pada pulang..

Terimakasih juga buat Prof saya (Prof. Choi), disini saya sudah gratis dpt beasiswa, eh sering diminta submit papers ke conference, alhamdulillah jadi bisa jalan2 gratis ke (Hongkong, Jeju Island 3 kali, Guam USA, Bali/sekalian mudik kemaren, dan Tokyo/Japan), nikmat yang sungguh luar biasa. Kalau mau tau lebih tentang jalan2 bisa di baca di menu traveling hehe… karena saya memang suka jalan2 juga :D, inshaAllah besok juga pulang ndak langsung ke Indonesia tp mau mampir2 ke negara sebelah dulu hehe :D, semoga Allah meridhoi.

Khutbah Idul Adha yang sempat direkam, ini thn 2014 bukan 2013,

Offering somethings that you love to Allah (Khutbah Iedul Adha/English-Indonesian)

 

Yah… bismillah, untuk melangkah ke depan, semoga kita senantiasa di rahmati Allah diberi hidayah oleh Allah di berikan kekuatan oleh Allah agar bisa tetap istiqomah dalam menegakkan dienNya.

Semoga diri ini senantiasa menjadi manusia yg bermanfaat dimanapun dan kapanpun juga, amiin..

 

Jamaah Masjid Umar bin Khattab Gwangju, Korea Selatan

 

jamaah-ubk

 

jamaah-ubk2

 

 

Islam di Gwangju Korea Selatan

Nah, udah lama banget tidak nulis, kalau dulu sering nulis di blog tap sekarang karena dipaksa Prof buat nulis report sama papers jadinya jarang nulis blog lagi, 🙂 blog GakJelas tp inshaAllah manfaat soalnya sampai sekarang masih banyak viewersnya, paling banyak ya post tentang Kuliah di Korea ini yg berisi tentang macam macam beasiswa di Korea dan cara mendapatkannya :D.

Nah pada kesempatan ini saya mau nulis mengenai islam di Korea, soalnya sering yang tanya gimana sih islam disini? Nah islam di sini ya alhamdulillah sedang proses berkembang, mualaf sudah mulai banyak, bahkan imam-imam masjid yang asli orang korea juga banyak yang alumni kampus di saudi arabia.

Nah, memang untuk islam disini didominasi oleh imigrant alias temen temen pekerja dan pelajar dari luar korea, tau sendiri lah negara mana paling banyak supplay pekerja di Korea, yup bener Indonesia. Nah indonesia kan mayoritas muslim jadi banyak deh muslim disini. Ndak cuma Indonesia kok, pakistan, mesir, dsb, tak cuma pekerja tapi juga pelajar :).

Nah kemaren saya sebelum ramadhan di wawancarai orang dari GIC (Gwangju International Center) mengenai islam di Gwangju sini, nah postnya disini nih, mari kalau mau dibaca, dlm bahasa Inggris yah :D, oya saya kasih link juga dari chonnam tribune, soalnya sy juga sempat diwawancara oleh salah satu reporter (mahasiswa) Chonnam mengenai mulim Chonnam juga.

Mari disimak disini…

islam_in_gwangju_1

islam_in_gwangju_2

Islam Grows Within Gwangju, 

ada 2 link, silahkan bisa diakses di http://www.gwangjunewsgic.com/online/islam-grows-within-gwangju/ atau disini http://issuu.com/gwangju_news/docs/gn_may_2015_re halaman 28.

Muslim Students Studying at CNU

linknya bisa diakses disini http://tribune.cnumedia.com/news/articleView.html?idxno=12063

muslimcommunity

OKe, semoga bisa menambah informasi yah 😀

Sampai ketemu di tulisan berikutnya.

Cewek Korea Berjilbab | Cantikkk Lhoo :)

Alhamdulillah temen-temen semua Akhirnya kesampaian juga AlKwangju TV untuk ngeliput Tutorial Hijab Korean Version, Keinginan Ini sudah lama muncul sejak saya disini dengan kondisi cewek korea yang klo berpakaian ya tau sendiri lah, sering saya membayangkan andaikan mereka pada pakai jilbab mesti mata ini akan sejuk ketika memandangnya tidak seperti sekarang, klo temenku bilang sih enak dipandang tapi merusak mata hehe..

okkee daripada ngomong mulu mending langsung aj yuuk simak videonya 🙂

 

Jadi gimana nie? temen-temen muslimah indonesia yang masih belum pakai Jilbab, masak kalah sama cewek korea, ayoooo, “Kalau orang korea aja mau berjilbab, terus kamu? ”

Hukum Menutup Aurat adalah Wajib seperti yang Allah Firmankan dalah Surah Al Ahzab: 59

Hai Nabi Katakanlah Kepada Istri-Istrimu,Anak-Anak Perempuanmu Dan Istri-Istri Orang Mukmin: “Hendaklah Mereka Mengulurkan Jilbabnya Ke Seluruh Tubuh Mereka”, Yang Demikian Itu Supaya Mereka Lebih Mudah Untuk Dikenal, Karena Itu Mereka Tidak Diganggu, Dan Alloh Adalah Maha Pengampun Lagi Maha Penyayang. (QS.Al-Ahzaab:59)

Jadi ayooo… yang belum bisa nutup aurat, segera yuukkkk… yang masih (*membungkus aurat) segera di tutup yukk,,,

Great Thanks to “Tika & Nia” (Exchange Student from UNTIRTA)

yang telah membantu banyak dalam peliputan video ini. Semoga Video Ini menjadi Amal bagi temen2 semua yang ikut berpartisipasi dalam pembuatan video ini by (Al Kwangju TV Crew)

Bagi Gwangjuerss yang ingin tau update kami, Tentang Kondisi temen-temen Indonesia yang ada di Korea khususnya Gwangju, kondisi saudara-saudara muslim disini, dsb, jangan lupa untuk subscribe channel ini ya 🙂

http://youtube.com/alkwangju

Oyah AlKwangju juga sudah ada websitenya, twitter dan facebooknya jangan lupa di follow dan like yah :

tw : http://twitter.com/alkwangju

fb : http://facebook.com/alkwangju

web : http://tv.ourmasjid.me

Terimakasih Semoga Bermanfaat

Nantikan video-video Selanjutnya

Bagi temen-temen yang pakai android bisa download Applikasi Al Kwangju TV di sini

17 April 2014

Adakah yang sepecial di 17 April 2014?  tentu tidak hehe, cuman di tanggal ini janjiku untuk menulis, menulis apa silahkan kesini https://rischan.wordpress.com/profil/ . Nah ternyata memang bener kan yang aku katakan, jujur masih inget itu aku nulis malem-malem di kamarku (Masjid Prayan Raya Lantai II) Kamar depan kanan, bener masih inget, nulis, tanpa di edit terus post, itulah kebiasaanku, yah emang isi dari blog ini cuman curhatan aja hehe, daripada saya cuman curhat di timeline facebook ato twitter kan cepet ilang tuh, mendingan curhat di blog aj, kan lama gak ilang, bisa di baca ulang lagi hehe 😀

Nah yang nyata bener bener adalah ketika aku nulis itu aku bilang dua tahun itu bentar yah April 2012 dan sekarang sudah April 2014, di situ saya nulis

Catatan diri
Catatan diri

Dan sekarang dua tahun itu sudah berlalu, “entah aku tidak tahu 2 tahun yang akan datang, aku ada dimana dan sedang melakukan apa…. ” dan postingan ini menjawab pernyataan itu..

  1. Segala puji bagi Allah tuhan semesta alam, saat ini saya sedang disini di Negeri orang, di Korea Selatan
  2. Apa yang sedang aku lakukan? sekarang yah? hehe.. sekarang ya biasa lagi di Lab, tiap hari kan kerjaanya nge lab, entah di lab riset ato baca berita politik atau facebookan ato streamingan, Wa Allahu A’lam hehe.. yang jelas ngelab 🙂

Terus apa yang sudah aku alami selama ini? hehe..

  1. Di tahun 2013 aku mengalami banyak peristiwa2 berharga, salah satunya adalah aku bisa wisuda, dan tak menyangka bisa selesai S1 3 thn 4 bulan 25 hari dan Allah memberikan nikmat yang bener2 aku juga gak nyangka bisa menjadi lulusan tercepat dan terbaik di Saintek silahkan bisa di akses disini https://rischan.wordpress.com/part-i-dari-jalan-hidupku/ untuk dokumentasinya, termasuk sambutan wisudawan dari saya yang katanya adek2 sih menginsipirasi padahal isinya cuman doa hehe, ya emang inti dari semuanya adalah doa yang baik .
  2. Alhamdulillah selama kuliah, selama ini Allah tak pernah ngasih cobaan apapun, segala puji bagi Allah yang selalu melancarkan urusanku, dan pada suatu saat setelah lulus kemudian nyoba Apply beasiswa S2 Allahpun kembali melancarkan usahaku. Saya di terima di King Fahd cuman tinggal submit iBT aj, saya di Korea Selatan sebelumnya di terima di Kumoh University (* di terima sama prof) jadi tinggal ngelengkapi syarat, jujur gak enak juga sama mbk Riski Imaniastuti soalnya akhirnya saya ambil yang Chonnam National University, soalnya maren yang kumoh tetep harus pake IBT jadi saya lagi mau siap2 iBT ada yang choonam yang bisa pake PBT, udah deh akhirnya ambil yang chonnam. Selama itu semuanya lancar….
  3. Nah baru pas lagi pengurusan berkas, yaitu visa korea, sepulang dari jakarta ambil visa eh.. malah tasku dicopet orang, semua dokumen, termasuk ijazah s1, piagam semuanya, ilang.. lang lang.. termasuk visa yang baru jadi, passport dsb silahkan baca di postingan ini https://rischan.wordpress.com/2013/07/31/tas-di-curi-isi-pasporvisa-ijazah-transkrip-akte-kk/.
  4. Saat itu tadinya udah mau putus asa sih, udah mepet juga, sepertinya sudah tidak sempat untuk mengurus, kayaknya bakal gak kekejar, tapi hanya karena satu kata dari Ibu “Ris, di urus, nek memang takdir e awakmu mangkat yo mangkt”. Memang habat doa ibu, visaku yg kedua jadi itu 2 atau 3 hari sebelum tiket berangkt pesawat ke Korea, pdhl kan aku harus ngambil ke Jakarta.
  5. Mungkin itu akumulasi cobaan dari Allah yang selama ini saya lancar2 aj kemudian tiba tiba Allah ngasih cobaan itu, coba bayangin klo niat saya kuliah dan sekolah selama ini cuma buat nyari ijazah piagam ato yang lain, semuanya ilang lhoo dan di tempat kita (Indonesia) ijazah itu hanya di cetak satu kali, adanya ijazah pengganti dari kertas biasaya klo piagam sama sertifikat udah gak saya urus lagi udah ndak mungkin, males juga ngurusnya. Nah ini bener2 bukti alhamdulillah niatku untuk sekolah untuk nuntut ilmu itu ya semata-mata agar lebih kenal dengan Allah, agar lebih cinta dengan Allah, masalah ijazah apa sih ijazah, sertifikat ygn lain, percayalah klo emang diri kita ini kompeten dan bisa membuktikan klo memang layak, tak perlu sertifikat pun pasti akan diakui kelayakannya. Benar benar pelajaran yang sangat berharga.
  6. Dan sampailah aku disini di Gwangju Korea Selatan, kalau mau tau apa yang sering aku lakukan ya baca2 aja tulisan2 yang lalu di blog ini, jalan2 mulu hehe, ke Jeju, ke gunung, dsb tapi tak semua bisa aku post, dan krn kuliah disini juga akhirnya kemaren di minta Prof tuk mbolang ke hongkong karena ada conference. Alhamdulillah segala puji bagi Allah tuhan semesta alam  dan sepertinya aku perlu untuk berjanji menulis lagi setelah 2 tahun dari sekarang? 17 April 2016?. Semoga kita masih bisa bertemu lagi 2 tahun kedepan. Yang jelas ada satu harapan bukan masalah kuliah, bukan masalah gelar, tapi harapan ketika menulis di tahun 2016 sudah ada seseorang yg ada disampingku.. eahh… yo maksude ono konco sik ngancani.. konco..koncoo… 😀
  7. Oya disini saya bareng 2 orang teman juga mendirikan TV Dakwah, namanya Al-Kwangju TV. Untuk melihat tayangannya bisa langsung ke http://youtube.com/alkwangju atau ke http://tv.ourmasjid.me . Nah semoga Channel TV ini bisa bermanfaat bagi masyarakat Indonesia yang berada di Korea. Banyak sekali peristiwa2 yg sangat menajubkan dari baru datang langsung di minta jadi Khotib Iedul Adha, sampai skrang juga, aktif di IMUSKA, KMI, dan juga ngurusin Mushola di Kampus sini. Tari saman mewakili Indonesia dsb, coba baca tulisan ini “Cintaku Mulai tumbu di Gwangju“. Semoga bermanfaat.

Dan terakhir bagi temen2 yang mau tau tentang beasiswa di Korea Selatan, cara agar bisa kuliah gratis di Korea Selatan bisa buka link ini.

Okeh.. sepertinya cukup postingan kali ini ya, semoga bermanfaat, entah ini tulisan layak dibaca ato tidak, lha wong cuma curhatan kok 😀

salam… musim semi dari Korea Selatan

Jalan Jalan ke Busan
Jalan Jalan ke Busan

Fall in Mudeungsan Mountain South Korea
Fall in Mudeungsan Mountain South Korea

Fall in Mudeungsan Mountain South Korea
Fall in Mudeungsan Mountain South Korea

Hongkong International Conference 2014
Hongkong International Conference 2014

Muju SKi Resort South Korea
Muju SKi Resort South Korea

Muju SKi Resort South Korea
Muju SKi Resort South Korea

bunga semi SNU Korea Selatan
bunga semi SNU Korea Selatan

Bunga Semi Engineering building CNU Korea Selatan
Bunga Semi Engineering building CNU Korea Selatan

Bunga Semi Engineering building CNU Korea Selatan
Bunga Semi Engineering building CNU Korea Selatan

Bunga Semi Engineering building CNU Korea Selatan
Bunga Semi Engineering building CNU Korea Selatan

Menjaga Kesucian Cinta, Spesial Valentine

Wah kayaknya asik yah klo sudah bahas masalah cinta hehe, saya cuman berpikir aj apa besok ketika pulang ke Indonesia, di indonesia sudah sperti di korea ini tidak ya? pemuda pemudi pada gak malu ciuman di taman, yah namanya aja negara bebas ya maklum aja. Kenalan ngerasa cocok, ngedate yah.. terserah mau nglakuin apa aja hehe, asal suka sama suka katanya hehe 😀

Yah moga aja indonesia tidak seperti ini, katanya sih indonesia punya banyak budaya, nilai-nilai luhur, budi pekerti, sangat menghormati kesucian dan kehormatan wanita, ehhh apalagi mayoritas penduduknya kan juga muslim, dalam islam sendiri islam sangat menghargai wanita, menjaga wanita, dan selalu menjaga kesucian dan kehormatan wanita, tapi ya gak tau orang islamnya gimana hehe 🙂

Yang jelas klo aku baca dari survey terlepas dari benar ato tidaknya emang di Indonesia kayaknya udah banyak yang niru budaya sini “BEBAS” sering denger juga di berita, anak SMP, SMA pada upload video gak jelas, masak masih SMP aj udah kek gitu gimana gedenya? Astagfirullah, inilah fitnah dunia, tapi aku yakin masih banyak masyarakat indonesia yang sadar akan hal itu.

Oleh karena itu saya pernah menulis mengenai KADO TERINDAH VALENTINE silahkan baca bagus koq, kemudian Al Kwangju TV juga sudah merilis kajian mengenai valentine dengan judul “Manjaga Kesucian Cinta”
silahkan bisa di saksikan hehe 😀 semoga bermanfaat 🙂 .

Al Kwangju TV

Download Aplikasi Al Kwangju TV di play store :

Download Aplikasi Al Kwangju TV
Download Aplikasi Al Kwangju TV

Alhamdulillah pada kesempatan kali ini saya bisa kembali nulis hehe, sebenernya klo di bilang sibuk sih nggak sibuk hehe wong kerjaanya cuman tidur di dorm hehe :).

Oke pada kesempatan kali ini saya ingin menulis mengenai Al Kwangju TV, klo masih bingung apa itu Al Kwangju TV bisa di akses disini htttp://youtube.com/alkwangju dengan page facebook di http://facebook.com/alkwangju .

Nah apa itu alkwangju TV dan asline op ta? Sejarah terbentuknya Al kwangju TV sebagai berikut, weleh.. hehe..

Jadi intinya Al Kwangju TV itu inisiatif dari 3 manusia yaitu @ismailsunni @nugraha8989 dan saya sendiri @rischanmafrur  dan didukung penuh oleh sponsor utama Bos Wasis. Jadi yang jelas masyarakat indonesia yang ada di korea itu banyak baik dari golongan pekerja maupun dari pelajar, kemdian untuk temen-temen pekerja dan mahasiswa biasanya ngadain ketemu bareng (bisanya yasinan) setiap bulan sekali di awal bulan, dan biasanya saya diminta membawakan sedikit materi, sebenarnya gak mau sih, cuman krn memang terbatasnya SDM, dan temen2 lab pasti bilang yang Alumni UIN, ya sudah lah.. untuk lebih lengkap bisa di lihat disini.

Nah dari alasan tersebut, didukung dengan kemudahan akses koneksi yang melimpah di Negeri Gingseng ini maka atas inisiatif manusia manusia diatas kami melakukan rekaman yang semula adalah iseng, rekaman pertama testing/hanya testing yaitu ceramah singkat dengan judul “Surga bukan untuk para pendengki”
ini bener-bener iseng, kemudian di susul dengan ceramah kedua yang sebenernya itu juga tak ada kesiapan apapun, krn pada saat itu kita habis datang dari acara unesco di downtown kemudian pas pulang lewat tempat belanja, eh malah nyoba rekaman jadilah ceramah ke dua yaitu “Boros adalah tanda cinta dunia”

kemudian disusul dengan ceramah dengan Judul “Sampaikanlah walaupun hanya satu ayat”

dan akhirnya kami memutuskan untuk menjadikan Al Kwangju TV ini tidak hanya berisi pengajian-pengajian saja tapi juga semua aktivitas orng-orang indonesia di Gwangju Korea Selatan :D. Untuk video lain kami membuat video kocak “Tutorial memakai sarung” .

Karena respon dari temen-temen disinipun bagus, untuk kedepan kami juga berencana untuk membuat film pendek, dari bareng temen-temen pelajar lainya dan juga pekerja, insyaAllah semoga kedepannya bisa semakin bagus :D.

Untuk video kajian untuk saat ini memang hanya satu yang mengisi yaitu saya sendiri yang oleh mas @nugraha8989 di tulis di video sebagai Ust. Mafrur Ibnu Sobar . Nama ini sebenernya jelas ada dasarnya karena nama belakang saya Mafrur, dan Sobar adalah nama dari ayah saya. Sebenernya maunya saya pake nama biasa saja dan gak pake Ustad, tapi di tulis seperti itu ya tidak apalah 😀 semoga paling tidak bisa membahagiakan Bapak saya juga yaitu dengan menggandeng nama bapak di belakang 🙂

Okehh.. sepertinya sampai disini dulu saja, pada kesempatan kali ini, nantikan video-video berikutnya, silahkan subscribe yah, dan jangan lupa like fans page nya, Oyah yang jelas insyaAllah bentar lagi rilis video spesial valentine, semoga bisa bermanfaat, amien 😀

Salam

Rischan Mafrur

Kajian yg sempat di Rekam (Ketika dulu di Jogja), semoga bisa bermanfaat 🙂


twitter : @UstadzMafrur 

Jalan-Jalan ke Jeju Island

Kadang ada yang kirim pesan ke saya, “bro awakmu kok jalan-jalan mulu disana?”. haaa

yah emang sebelum saya berangkat ke negeri kroya ini saya punya hobby jalan-jalan, emang udah jelas hobby saya adalah jalan-jalan, mbolang, naek gunung, tersesat, dsb hehehe, jangan bilang klo jalan-jalan itu gak ada manfaatnya, belajar tak harus di bangku, belajar tak harus baca buku, Allah memberikan kita ayat kauliyah dan juga kauniyah, ada kitab ada Alam, ketika kita jalan2, mbolang ato kemanapun usahakan niat kita adalah untuk Allah sehingga kitapun memperoleh pahala atasnya :-D, wuh malah ceramah 🙂 yang jelas ketika di jogja saya punya keinginan untuk tiap minggu keliling tour/silaturakhim ke rumah temen-temen, supaya kita tau rumahnya, supaya ketika besok ada undangan pernikahan yang beredar kita sudah tau rumahnya dsb, dan alhamdulillah sudah tercapai tapi belum semua sih, keburu temen-temen udah pada sibuk dan saya pun harus berangkat ke negeri kroya ini :-).

Sebelum saya ke Korea ada beberapa tempat yang saya ingin tau dan kunjungi, yang pertama pulau jeju, biasanya sering denger, klo pulau ini indah banget dsb, kemudian pulau nami yang terkenal dengan winter sonatanya. Wah ini ternyata orang yang satu ini penggemar drama korea yah? bukan suerrr.. saya gak seneng drama korea tapi karena ada manusia satu ini @mang_udien yang sering bawa file2 film drama korea, akhirnya ikutan nonton juga wkkw.. Nah selain jeju sama nami, saya pingin juga liat DMZ (kayaknya keren yah..) hehe.. dan yang jelas pasti semua pingin liat gimana indahnya pohon ketika musim gugur dan kyk apa sih salju itu (pingin banget maen ski).. nah target itu  harus tercapai semua dulu alhh….

Dan sepertinya keinginan saya udah banyak yang tercapai yah (Sebenernya ini Anak niat kuliah ato Jalan-jalan sih? haha.. udah ngaku aj niatnya jalan2 😀 )heheh 😀

Ke Jeju

  • Berawal dari International Office kampus saya yang mengadakan acara jalan-jalan ke jeju  dengan agenda spt ini 2013 전남대 유학생 한국기행 안내자료 .
  • Jujur saya klo masalah dolan sering gak lama-lama berpikir, langsung capcus ikutt :-D, nah jadi intinya jalan-jalan ke jujunya berangkat jumat siang dan pulang sampe kampus lagi ahad sore dengan list tempat yang di kunjungi bisa di lihat di file yang ssaya upload di atas tadi :-D.
  • Yang jelas beda bangt event di sini sama event2 di indonesia, yang paling beda adalah masalah waktu. Klo di sini di agenda berangkat jam 09. ya jam 09 gak ada uluran waktu, klo telat ya di tinggal, itulah bedanya degan ketika kita di indonesia hehe :-D, pulang juga sesuai agenda, karena memang disini jarang sekali macet, gak ada motor soale, semuanya pake taxi dan bus, jadi transportasinya lancar uewww…
  • Nah klo mau liat albumnya daripada saya repost mending langsung kunjungi di album fb saya aj ada 3 album:
  • 3 Album jalan2 ke Jeju : Jeju Hari I, Jeju Hari ke II, Jeju Hari ke III
  • Banyak hikmah dari semua jalan-jalan yang saya lakukan, yaitu menambah rasa syukur pada Allah, kita indonesia itu sudah diberi keindahan yang luar biasa, banyak curuk, banyak pantai, banyak gunung yang subhanallah begitu indahnya, jujur aj, klo sama Bali beda jauh, masih keren-an Bali sueerr.. cuman jelas Jeju lebih bagus masalah promosinya, kemudian kebersihannya, tata ruang dan transportasi, akses informasi, koneksi internet dsb. Tapi klo masalah keindahan suerr.. indonesia mempunyai tempat2 yang lebih indah dari Jeju… itulah yang harus kita syukuri, kadang kita merasa ingin sekali berkunjung dan melihat tempat-tempat di negara lain sptnya lebih indah dan lebih bagus dari yang di indonesia, tapi sebenernya kita itu sudah punya apapun yang kita inginkan, kurang apa lagi nikmat yang diberikan Allah pada kita, pada indonesia, fabiayiala irrobikuma tukadziban, hanya orang-orangnyalah yang susah untuk bersyukur dan merawatnya.
  • Yang lebih saya kagetkan lagi adalah ketika saya ngobrol dengan orang korea, mereka tau bali, mereka ngerti bali, dan ingin pergi ke bali, tapi coba bayangin mereka tak tau klo bali itu bagian dari Indonesia. 😦

ke Nami Island, DMZ, dan bermain Ski adalah agenda yg segera akan menyusul 😀 insyaAllah bentar lagi 🙂

yang jelas tiap sabtu minggu saya usahakan untuk memanfaatkan waktu ini untuk jalan-jalan hehe.. why? yah mumpung kita belum di ziarahi di kubur, kita ziarah lah ke tempat2 yang bisa menambah rasa takjub kita pada Allah SWT.

Klo pas musim gugur kyk gini paling bagus naik gunung, kemaren udah ke Mudeungsan 2X yang pertama sama temen-temen indonesia, Album Mudeungsan , yang kedua diajak sama Prof (bareng temen-temen lab). yang jelas beda jalan dan beda view. keren lah 🙂 tapi klo sekarang daun-daun udah rontok semua, lha wong yang ke mudeungsan yang ke dua aja diatas udah digin banget, air-air di tanah puncak udah jadi es jek hehe..

Gunung yang kedua adalah Najangsan : Album Najangsan, mungkin ada yang gak bisa liat album ini (karena di upload sama teman saya), lagi males aj mau upload lagi hehe.. yang pasti view dengan mata itu jelas lebih indah daripada dengan kamera, klo mau liat mendingan langsung ke sini aja hehe :-D, Ke Najangsan daun-daun rata-rata udah pada abis, tapi tetep aja indah, dan bagus viewnya… gak nyesel, gak ada capeknya untuk dolan, dan jalan2 ke gunung lah 😀

Semoga postingan yang gak jelas ini bisa bermanfaat haha, bagi yang tertarik dan mau jalan2 ke sini, silahkan kontak aja, hehe, klo ada waktu kita jalan2 bareng 🙂

salam mbolang, salam dolan, dan salam syukur

sampai ketemu di postingan selanjutnya 🙂

Cintaku sudah mulai tumbuh di Gwangju

Teman, kadang aku tak percaya dengan pepatah yang bilang “Hujan emas di negeri orang, Hujan batu di negeri sendiri” pilih mana? lha yo mendingan pilihannya seperti ini bukan? “Hujan batu di negeri orang ato Hujan emas di negeri sendiri”? atau malah kedua-duanya adalah hujan batu, atau kedua duanya adalah hujan emas, ahh.. malah pusing jadi mikirin batu dan emas 😀

Yang jelas seenak-enaknya hidup di negeri orang itu pasti enak hidup di negeri tercinta iya gak? ada yang gak setuja? heheh :-D, yang gak setuju silahkan kasih komentar ya, alasanya apa 🙂

Hidup di negeri orang yang bukan negara islam, ato bahkan di negera yang tak beragama (hhee, seperti di Korea ini) itu memang ada tantangan tersendiri.

  1. Makan : ini adalah hal yang sangat penting, krn sesuatu yang haram itu tempatnya di neraka, dan bagaimana dengan anak kita besok, bukannya makanan yang kita makan itu akan jadi darah dan daging, tentu itu juga akan berefect pada anak kita besok. Di sini rata2 daging babi, adapun daging ayam maupun sapi pasti tidak di sembelih dengan nama Allah, ketika mau beli ciki saja bingung, soalnya banyak yang terbuat dari itu deh, es krim juga lhoo.. makanya bingung klo mau jajan.
  2. Sholat : lha ini dia tantanganya, gak ada adzan, klo gak pasang aplikasi prayer remainder ya jelas lupa wong jam kuliah saja dari jam 3 sampe jam 6 pdhl ashar jam setengah 4 dan magrib jam set 6. wah wah wah.. ya kan mereka bukan muslim ya wajar ngasih jadwal kuliah kek gitu. Kemudian Korea juga ada empat musim, kalau di musim dingin/salju subuh jam setengah tujuh pagi, magrib jam setengah 6. Kalau musim panas magrib bisa jam setengah 8, subuh jam setengah empat. Repot kan kalau tidak pakai aplikasi semacam prayer reminder?
  3. Ngomong : lha ini ribetnya, disini masyarakat sini ya mirip spt di indonesia lah, rata2 hanya kalangan akademisi yang bisa bhs inggris, yang lain ya pake bhs local 😀 termasuk klo mau blanja, pamflet, pengumuman, bis, halte apapun lah pake bhs local alias bahasa Korea.
  4. Culture Shock: klo imam syafi’i aj ketika liat betis dia lupa beribu-ribu hadits, bagaimana dengan aku ya? hehhe, klo dulu di indo ketika liat yang hot-hot gitu masih bisa istigfar, ya klo disini gimana ya? soalnya umum mah klo disini, ya itu udah jadi umum, ke kampus ato kuliah pake kek gituan itu umum disini bro. 😛
  5. Toilet Shock: mau aku foto sih toiletnya, ato besok aku jadiin postingan sendrii deh, disini klo di toilet ada semacam pencet-pencetan kyk buat maen game itu, ternyata itu bisa milih mau di semprot pake air panas ato adem, berapa kekuatan semprotannya, kemudian klo udah di semprot mau di anginin apa dipanasin dsb wkwkkw.. yang jelas tau lah disini rata-rata pake tisu, tapi aku tetep lebih suka air lah 😀

Nah dari sekian problematika alhamdulillah sampai sekarang sudah menemukan beberapa solusi:

  1. Makan : Belanja daging seminggu sekali habis jumat, ada daging halal, klo jajan ciki harus dibaca komposisinya ada dueji goginya gak, klo mau bisa ke tempat yang jualan ayam hidup terus di sembelih sendiri di sana 😀
  2. Sholat : wah ini tadi temenku bawa sajadah ke kelas, jadi enak, klo gak ada sajadah ya kertas pun jadi, ato jaketpun jadi, yang jelas ketika ada waktu break dan itu waktu sholat ya sholat lah.. misal di keramain ya tinggal kita sholat, ngapain kita mikirin orang, wah malu ahh.. kek orang gila di pinggir jalan sholat, lhaa wong mereka yang bermaksiyat cium-ciuman di tempat umum pdhl bukan dengan istrinya aja gak malu, kok kita yang mau beribadah sama Allah malu.. harusnya malu dong, klo sampai malu sholat di tempat umum, 😛 toh mereka juga cuek, klo yang udah tau mereka juga paham kok.. ok #solved
  3. Masalah bahasa memang harus belajar, toilet ya adaptasi lah, dan mata juga perlu untuk adaptasi 😛 hhahhaha.

Disamping itu sesuai dengan judulnya, alhamdulillah disini ada saudara-saudara pekerja dari indonesia yang bisa bikin ramai, temen-teman exchange, dan yang jelas event-event yang gak kalah seru. bisa saya list:

  1. Ada yasinan bulanan di masjid Umar bin Khatab, klik aku dong klo mau tau  nah ini tiap bulan sekali, jadi kita bisa ketemu sama temen-teman pekerja dari indonesia, dulu pas pertama ke sana langsung di suruh kultum, haha, padahal orangnya saja kek gini 😀 , ya saling menasehati itu wajib kok 😀 , termasuk dulu juga aku diminta jadi khotib dan imam sholat ied di masjid ini. Seneng aja bisa bermanfaat yah, ilmu yang selama ini dikaji akhirnya dipake juga 😀
  2. Sering banget ada acara makan-makan, masak-masak, dkk , ini dia orangnya Mas Wasis yang selalu jadi sponsor kita pas acara makan2 heheh :-D, kita mah tinggal makan dan masak, e klo aku sih tinggal makan nding wkkw. ini yang buat krasan disini heheh.
  3. Event manggung, lha ini aku lupa maren itu event apa yah? yang jelas kita para saman dancer manggung lah hehe.. klo mau liat videonya ini dia , dari sini kita dapat duit juga.
  4. GIC day, nah gwangju international center bener gak ya singkatanya?, nah klo ini seru, lomba man, antar negara, dan indonesia dapat juara satu, sebenernya pas acara itu ada tarian kek gitu sih, klo liat ngeri deh, parah pokoknya narinya pake perut hehehee,… tapi yang jelas saman no 1 bro, dan selain itu kita juga juara culture experience juga .. bisa dilihat di website perpika ini  ato klo mau liat videonya langsung bisa ini.
  5. Nah ada yang lucu juga disini, habis menang kita di suruh tampil sekali lagi nih, malah ada yang ketuker posisinya, klo mau liat video nya ini => lucu deh.
  6.  ini aku sama temen lab, sama temen-teman exchange, entah deh klo mereka pulang keknya bakalan kangen banget, padahal mereka disini cuman sampai desember 😥 . keinget waktu2 latihan saman dkk.. hehe, nanti aku bikin postingan sendiri ah, kisah kasih di latihan saman wkwkwk 😀
  7. Dolan, nah ini, insyaAllah 8 November besok ke Jeju. hehee.. semangat, klo masalah dolan itu jelas paling semangat lah.. dan yang buat krasan itu dolan, terasa ingin selalu hari sabtu dan ahad hahahaa..

Sepertinya udah ahh.. Udah ya semoga aku kerasan disini.
Amiin….

Mau mengundang kak Rischan jadi pembicara/pengisi acara? silahkan buka link ini.