Menjadi Tutor atau Teaching Assistant di Kampus Australia

Hari ini adalah hari terakhir saya Nutor di semester ini. Saya nutor matkul Database Principles (INFS7901) di UQ untuk anak-anak master.

Semester ini kami hanya dua kali bisa tatap muka kalau tidak salah di akhir February, kemudian setelah itu semua sudah online due to #covid19

Nutor yang isinya semua praktek begini kalau online itu ternyata ribetnya minta ampun. Tapi untungnya Zoom punya banyak sekali fitur. Salah satu fitur yang saya sukai dan yang cukup serem adalah remote screen. Jadi klo ada student yang bermasalah dan cukup ribet, kadang daripada saya memandu, saya minta akses saja ke laptop dia klo dia tidak keberatan, terus saya ketikkin deh codingnya.

Yang jadi tantangan tersendiri adalah rekaman wkwkwk. Kadang tidak semua student bisa hadir di jam nutur saya, jadi mereka minta rekordingnya. Terlepas dari mereka beneran bakal nonton apa gak, cuman kadang saya jadi kikuk rasanya.

Tapi ya gimana lagi, ya udah biasanya saya record to Cloud, habis nanti rekaman udah jadi, akan dikirimi notif sama zoom. Habis itu post deh link rekaman sesi nutor saya ke Piazza (Semacam kayak online class room gitu lah).

Kadang kalau saya lagi selo, saya coba lihat rekaman saya. Terus senyum-senyum sendiri sambil mbathinn, … Lha iya ya itu anak-anak master pada kuliah jauh-jauh ke Australi (read: International students), eh nyampe sini dengerin penjalasan dari orang yang ngomongnya English Jawi, udah gitu Jawinya medouk lagi wkwk :V

Terus saya iseng nyalahin audio transcript bawaan zoom, ah ternyata not bad lah. Zoom aja ngerti masak mereka gak ngerti wkkw #menghiburDiri

Ya beginilah situasi dan kondisi mahasiswa PhD, ya namanya juga udah nambah anggota keluarga, jadi butuh sabetan juga lah wkwkw.

Cape ya pasti cape, masa kerja gak cape. Jadi responsibilitynya gak cuman pas jam ngajar doang, tapi juga kita harus njawabin dan ngebantu student kalau ada masalah di group Piazza. Udah gitu yang paling berat di marking. Ya disini gak ada yang namanya pilihan ganda, jadi semua pasti essay udah gitu project dan examnya cukup berat sih. Lha saya yang tutor saja merasa berat apalagi yang njalanin sebagai mahasiswa ya hehe.

Tapi semua capek itu biasanya akan ilang ketika kita dapat positive feedback dari student. Salah satu contonya begini. Ini kemaren karena sudah pekan-pekan akhir. Jadi students diminta untuk isi survey terkit dengan performa dari tutornya. Jelas nama akan dirahasiakan, tapi banyak juga students yang pada kirim email setelah ngisi survey. Contoh emailnya begini:

Alhamdulillah, klo bisa ngebantu mereka jadi lebih paham hehe

Semoga semester depan bisa nutor lagi lah, ya walau course coordinator yang saya tutorin semester ini gak ngajar smt depan. Tetep optimis lah #curhat

Okelah, salam dari pinggir kali #Brisbane

Kursus Online Gratis, Berkualitas, dan Bersertifikat

Sebelumnya saya pernah posting tentang Kursus Gratis di tengah pandemi Covid19 dari Coursera, tulisan ini sebenernya lanjutan dari tulisan tersebut.

Di tulisan ini saya mau ngomongin soal course Data Engineering with Google Cloud Professional Certificate!

Berawal dari digratiskannya beberapa courses berbayar di coursera karena covid19, saya antusias untuk memanfaatkan kesempatan tersebut. Awal bulan Mei teman saya ngasih info kalau ada promo di course Data Engineering with Google Cloud Professional Certificate. Coursera sebenernya selalu ngasih free trial 1 minggu untuk semua courses yang berbayar, nah promonya ini adalah 1 bulan trial. Saya langsung antusias dan saya optimis bisa menyelesaikan course ini kurang dari 1 bulan jadi nanti gak perlu bayar lah wkwkw. Untuk enroll memang harus masukin kartu kredit. Baru akan kena charge bila lebih dari 1 bulan belum selesai (ini karena saya dapat promo 1 bulan ya). Jika trial 1 minggu dan tidak di cancel ya setelah 1 minggu bisa kena charge. Untuk masa trial bisa dicancel kapanpun, dan gak akan kena charge klo ngecancel.

FYI: link promonya untuk course data engineer itu ada di sini https://www.coursera.org/promo/dataEngineer tapi sekarang sudah tidak bisa. Untuk lihat promo courses lainnya bisa akses link ini https://www.coursera.org/promo/free-courses-college-students.

Baiklah saya ingin cerita tentang course yang saya ikuti ini, serius menarik. Course ini untuk persiapan kalau mau ambil profesional certificate untuk data engineer di Google Cloud Platform. Tadinya saya kira, ah ini mah cepet cuman 1 course, ternyata di dalam 1 course ini ada 6 courses dan tiap course banyak sekali quiz dan latihannya. Latihannya langsung praktek pakai Qwiklab (lihat video saya yang topiknya Google Cloud Platform). Course ini sebenarnya didesign untuk 2 bulan lebih. Di Course terakhir juga ada ujiannya, dikasih timer dan ujiannya tehnis langsung praktek juga pakai Qwiklab. Intinya kalau teman-teman mau ambil sertifikasi data engineer di GCP course ini worth lah walaupun teman-teman harus bayar misalnya. Dan coba kejar selesaikan kurang dari 1 bulan!

Baiklah, saya mau ngomongin sertifikat, karena biasanya temen-temen indonesia nanya ini. Kalau saya pribadi mah kurang begitu tertarik dengan sertifikatnya yang penting ilmunya. Toh ini kan juga sertifikat belajar ya bukan sertifikat profesional. Tapi course ini emang courses untuk persiapan pengambilan profesional certifikat.

Dari course ini saya dapat 7 sertifikat. Karena 1 course ini ada 6 courses, masing-masing courses setelah selesai ada sertifikatnya. Dan ada 1 sertifikat yg menyatakan sudah menyelesaikan 6 courses.

Silahkan bisa dilihat di tautan ini: https://www.coursera.org/account/accomplishments/professional-cert/X9HECYUG2LPR

Data Engineering with Google Cloud Professional Certificate
Google Cloud Platform Big Data and Machine Learning Fundamentals
Modernizing Data Lakes and Data Warehouses with GCP
Building Batch Data Pipelines on GCP
Building Resilient Streaming Analytics Systems on GCP
Smart Analytics, Machine Learning, and AI on GCP
Preparing for the Google Cloud Professional Data Engineer Exam

Dari 6 courses ini saya belajar lumayan banyak, misalnya:

  • Seperti apa data lake dan data warehouse di Google Cloud Platform (GCP), misalnya kita punya banyak source data, gimana setup pipelinenya, konsep ETL, ELT -> Extract Transform Load atau Extract Load Transform.
  • Bagaimana setup pipeline untuk batch data analytics (misalnya kita sudah punya platform hadoop, spark di local/data center kita, terus mau migrasi ke GCP), gimana running PySpark job di GCP cluster pakai DataProc, setup master dan node workers di GCP dan sebagainya.
  • Bagaimana setup pipeline untuk Streaming data analytics. GCP punya Pub/Sub messaging untuk event stream, kemudian pakai Data flow untuk ETL, dan di analysis pakai BigQuery, klo streamnya cepet banget bisa pakai BigTable.
  • Di course itu juga saya belajar bagaimana machine learning di GCP. Dari yang sudah tinggal auto pakai, karena data dan modelnya sudah disediakan Google, atau mau pakai data sendiri dan training di Google Cloud dengan GUI yang begitu mudah, atau mau pakai yg paling advanced, model bikin sendiri, data sendiri, misal pakai Tensorflow di GCP. Product ML di GCP juga banyak banget dari mulai Vision, Language, Speech, dan etc
  • Saya juga baru tau kalau BigQuery punya fitur BigQuery ML, jadi kayak semacam nulis SQL query aja buat ngetraining dan testing model. Sayangnya fitur ini masih cukup terbatas, saat ini BigQuery ML support:1. Linear regression untuk forcasting 2. Binary/multi-class Logistic regression untuk klasifikasi 3. K-mean clustering 4. Import dari Tensorflow
  • Terakhir ada examnya dan kita dikasih timer untuk meneyelesaikannya, examnya ada teori dan yang seru praktiknya pakai Qwiklab. Jadi ada semacam challenge gitu, kita harus menyelesaikannya!

Info: Saya ada sekitar 20an video ketika mengerjakan experiment pakai Qwiklab yang saya rekam, beberapa sudah saya upload di Youtube saya dan akan rilis seminggu sekali setiap hari Senin pukul 18:45pm waktu Brisbane atau 15:45pm waktu WIB.

Silahkan bisa subsribe di Yotube Channel saya Rischanlab

Semua video praktek dari course ini akan ada di playlist ini:

Oya itu baru dari coursera, masih ada edX dan beberapa portal course online yang berkualitas. Jadi bagi teman-teman di Indonesia ayoo manfaatkan kesempatan ini. Resource itu banyak tinggal kita mau memanfaatkan atau tidak.

Semoga bermanfaat, salam dari pinggir kali Brisbane

Rischan Mafrur

Sekolah anak di Australia

Karena tahun ini anak kami sudah umur 3 tahun, jadi anak kami sudah eligible untuk masuk Kindy sebelah rumah. Lokasinya sangat dekat dengan rumah, jadi cukup jalan kaki.

Hari ini hari pertama anak kami Fatiha masuk kindy, ibunya tadi pagi pusing karena nyiapin bekel. Soalnya bekelnya ada aturannya hehe

Bekal fatiha sekolah – morning tea + lunch + snack pack

Ini nih foto fatiha sebelum masuk ruangan tadi

Hari pertama Fatiha Sekolah

Pertanyaan yang muncul biasanya, terus itu sekolahnya bayar? hehee Oke jadi begini. Biar postingan ini ada faedahnya, jadi saya harus nyertain info penting lah

  1. Bagi student yang punya anak, jenis beasiswa yang didapat akan mempengaruhi bagaimana anak kita nanti sekolah. Perhatikan baik-baik.
  2. Jika anda mendapatkan beasiswa dari Australia baik itu ADS/Endovour/IPRS atau apapun itu. Udah lah santai, urusan anak sekolah semuanya enak.
  3. Bagi yang mendapatkan beasiswa dari Australia dan punya anak usia <5 tahun. Bisa langsung join ke childcare saja. Biayanya per hari 100 AUD. Muahal kan? tapi karena dapat beasiswa dari Australia jadinya dapet diskon 80% hehe. Enaknya childcare itu tiap hari.
  4. Bagi yang mendapatkan beasiswa dari Australia dan punya anak usia >5 tahun. Udah deh beres smua, dari mulai Prep 5 tahun, SD, SMP, SMA. Semuanya FREEE!!!

Terus pertanyaannya, bagaimana dengan kami yang dapat beasiswa BUKAN dari Australia? misalnya LPDP seperti saya?

  1. Jika anda PhD student atau master by research (MPhil) dan anak anda usia >5 tahun. Ya udah free semua!
  2. Jika anda master student (master by courses), sekolah anak harus bayar, berapapun usia anak.
  3. Kasus saya, saya PhD student tapi umur anak saya <5 tahun. Jadi gak bisa masuk prep kan? Solusinya adalah childcare hahaa. Biayanya ya tadi 100 AUD per hari dan TIDAK ADA DISKON!
  4. Karena saya tidak bisa ambil opsi 3, terlalu mahal. Ada opsi lain, yakni di Kindy! Seperti anak saya sekarang. Sekolahnya sebulan cuman 10 kali, hari kamis jumat dan minggu ke dua rabu, kamis, jumat. Biayanya per hari 35 AUD. Masih lumayan terjangkau lah 🙂
  5. Sekolahnya mulai 8:30 sampai 14:30.

Udah ya, sampai ketemu lagi ditulisan lainnya..

=============================

Bagi yg tertarik dengan tulisan saya mengenai

  1. Study di Australia [Silahkan akses ke halaman ini]
  2. Traveling alias jalan2 di Australia termasuk tempat-tempat yg harus dikunjungi [Silahkan akses ke halaman ini]
  3. Vlog tentang Kuliah/Beasiswa di Australia dan di Korea, ttg jalan-jalan kami baik di Australia dan Korea [Silahkan akses ke channel Youtube kami: Alkwangju]

Dua halaman diatas adalah kumpulan tulisan-tulisan saya ttg study dan traveling di Australia. Semoga bermanfaat!

Materi Seminar Sukses Beasiswa ke Korea dan Australia

Sore ini saya ada kul WA, acara ini lhoo… hehee berikut materinya

Kul WA Beasiswa di Korea dan Australia

Tulisan-tulisan saya terkait Beasiswa Korea Selatan:

Vlog tentang Serba-serbi Beasiswa dan Kuliah di Korea Selatan:

TULISAN-TULISAN SAYA TERKAIT BEASISWA AUSTRALIA:

  1. Study di Australia [Silahkan akses ke halaman ini]
  2. Traveling alias jalan2 di Australia termasuk tempat-tempat yg harus dikunjungi [Silahkan akses ke halaman ini]
  3. Vlog tentang Kuliah/Beasiswa di Australia dan di Korea, ttg jalan-jalan kami baik di Australia dan Korea [Silahkan akses ke channel Youtube kami: Alkwangju]

TULISAN-TULISAN SAYA TERKAIT BEASISWA LPDP:

Berikut tulisan-tulisan saya mengenai seleksi LPDP:

  1. S3 ku mau kemana? 
  2. Akhirnya The University of Queensland, Australia adalah kampus S3 saya.
  3. Essay sukses terbesar dalam hidupku LPDP
  4. Essay kontribusi bagi Indonesia LPDP
  5. Seleksi administrasi LPDP
  6. LGD dan Essay on the spot LPDP
  7. Pengalaman dan Tips lolos seleksi wawancara LPDP

Seminar beasiswa dan kuliah di Korea dan Australia

Kali ini saya mau share acara kul WA alias seminar online via WA. Saya insyaAllah akan mengisi acara sharing tentang beasiswa dan kuliah di Korea Selatan dan di Australia.

Sesi saya besok hari Ahad tgl 19 January 2020 pukul 16:00 WIB.

Bagi teman-teman yang mau ikut, sebelum ikut sebaiknya baca beberapa tulisan saya ini. Sehingga nanti diskusinya bisa lebih banyak pertanyaan dan jawaban.

Beberapa tulisan saya tentang beasiswa di Korea Selatan

Buku 24 Purnama di Negeri Ginseng – Pesan ke 0857-9915-6468

Buku bisa di Beli langsung di toko buku, atau toko2 online seperti bukalapak, shopee, tokopedia, dkk.
Atau bisa kontak whatsapp Anjani (0857-9915-6468) lokasi buku ada di Yogyakarta (bisa dikirim ke mana saja)

BEBERAPA TULISAN SAYA TENTANG BEASISWA DI AUSTRALIA

  1. Study di Australia [Silahkan akses ke halaman ini]
  2. Traveling alias jalan2 di Australia termasuk tempat-tempat yg harus dikunjungi [Silahkan akses ke halaman ini]
  3. Vlog tentang Kuliah/Beasiswa di Australia dan di Korea, ttg jalan-jalan kami baik di Australia dan Korea [Silahkan akses ke channel Youtube kami: Alkwangju]

Silahkan bagi yg mau ikut kul WA nya, sampai ketemu weekend ini.

Salam dari pinggir kali Brisbane

Rischan

Camping Keluarga di Kenilworth, QLD, Australia

Menikmati Australia

Beda negara beda cara menikmatinya. Bagi yg di belahan utara sana dengan bangunan-bangunan klasik tentu enak untuk dikunjungi dan dinikmati keindahannya
Cukup berbeda dg Australia khususnya ditempat kami. Tak banyak bangunan-bangunan semacam castil tapi jangan tanya kalau soal tempat untuk camping, off-road, pantai dan adventure lainnya

Salah satu cara menikmati Australia adalah dg camping 🙂 tak tanggung-tanggung camping keluarga bawa bayek lho saya hehe, ya ndak bayek-bayek amat sih. Tak tanggung tanggung pula, camping nya bareng-bareng lagi sekitar 20 an keluarga atau total 50an orang hehe

Foto ini contoh oleh-oleh camping kami dari hari Jumat 11 Oktober sampai Ahad 13 Oktober di Bluff Creek Campground di Kenilworth Queensland. Jarak sekitar 160 km dari rumah kami di Brisbane. Nyetir kurang lebih 3 jam. Jalanan disini lempeng, info ttg nyetir di australia pakai SIM indo bisa dibaca disini.

Intinya sih yang penting anak dan istri seneng 🙂

Tenda keluarga tanpa tenda central karena ambruk habis diterjang hujan dan angin semalam

Pengalaman Camping kami di Kenilworth ini memang tak mungkin bisa dilupakan, bikin ketagihan walaupun awal-awal udh sempat hopeless 🤣

Lha gmn tenda central yg didirikan bareng-bareng hari jumat siang, eh pas sabtu pagi2 mau dipakai sholat subuh tendanya sudah ancur alias roboh karena hujan deras semalaman.

Sabtu pagipun kabut sangat tebal angin dan gerimis, alhamdulillah mulai jam 10 pagi cuaca mulai cerah dan akhirnya bisa main bareng anak-anak di creek nya.

Paling asiik tentu malam ahadnya karena BBQ bakar lamb chops, beef steak, sosis, dan yang tak kalah asiik bakar jagung dan ubi 🤣

Tonton aja deh vlognya, ini oleh-oleh kami camping kami, buat kenang-kenangan apalagi bsk klo udh pulang ke indo pasti kangen. Monggo vlognya:

=============================

Bagi yg tertarik dengan tulisan saya mengenai

  1. Study di Australia [Silahkan akses ke halaman ini]
  2. Traveling alias jalan2 di Australia termasuk tempat-tempat yg harus dikunjungi [Silahkan akses ke halaman ini]
  3. Vlog tentang Kuliah/Beasiswa di Australia dan di Korea, ttg jalan-jalan kami baik di Australia dan Korea [Silahkan akses ke channel Youtube kami: Alkwangju]

Dua halaman diatas adalah kumpulan tulisan-tulisan saya ttg study dan traveling di Australia. Semoga bermanfaat!

Jalan Jalan ke Redcliffe

Kami ini cukup beruntung tinggal di Brisbane, kotanya tidak terlalu ramai bila dibandingkan dengan Sydney yg sudah sangat crowded spt jakarta, tapi juga tidak terlalu sepi seperti Adelaide misalnya. Jadi bener2 pas, secara suhu juga pas, gak terlalu panas seperti Darwin juga gak terlalu dingin seperti Melbourne.

Secara lokasipun sangat strategis, diapit oleh dua lokasi yg terkenal dan sangat indah yaitu kalau ke selatan ada Gold Coast dengan keindahan pantai Surfer Paradise nya dan kalau ke Utara ada Noosa di Sunshine Coast. Udah gitu kalau ke Barat ada Toowomba terus ke barat agak selatan itu ada Stanthorpe yg indah.

Ke utarapun untuk melihat pemandangan yg asoooy atau tempat yg enak buat main khususnya yg punya anak, gak harus jauh2 ke Noosa atau ke Shunshinecoast kok. Kita cukup ke Shorncliffe misalnya atau kali ini di postingan ini kami ke Redcliffe.

From Home to Redcliffe

Kalau dilihat dari potongan peta di atas tentu gak jauh bukan? kurang dari 1 jam driving dari rumah kami ke Redcliffe. Beda bukan dg misal road trip kami dari Brisbane ke Sydney yg memakan waktu 12 jam hahaha.

Sesampainya di Redcliffe kita bisa ke pier nya, masuk jalan2 ke dalam untuk melihat luasnya laut, pier ini biasanya dipadati oleh orng2 yg lagi mancing. Tak lupa ketika ada kapal yg lagi datang kita bisa foto selfie dg background kapalnya hehehe. Tapi tentu bukan kapal cruise, klo mau lihat kapal cruise bisa ke mooloolaba atau klo lebih keren lagi pasti ada kapal cruise yg indah di sebelah opera house sydney.

Redcliffe lagoon disamping laut

Yang paling asiikd ari redcliffe adalah wahana bermainnya, jadi disatu block itu ada lagoon, playground anak, dan park buat BBQ. Dan yg bikin mantep lokasinya tepat di pinggir laut, jadi pemandangannya sangat asiik.

Inti dari ke Redcliffe ini adalah anterin Fatiha main air di lagoonnya haha. Dia kan suka sekali main air.

Udah gitu saja, nantikan dipostingan selanjutnya.

Salam dari Redcliffe.

Rischan Mafrur

=============================

Bagi yg tertarik dengan tulisan saya mengenai

  1. Study di Australia [Silahkan akses ke halaman ini]
  2. Traveling alias jalan2 di Australia termasuk tempat-tempat yg harus dikunjungi [Silahkan akses ke halaman ini]
  3. Vlog tentang Kuliah/Beasiswa di Australia dan di Korea, ttg jalan-jalan kami baik di Australia dan Korea [Silahkan akses ke channel Youtube kami: Alkwangju]

Dua halaman diatas adalah kumpulan tulisan-tulisan saya ttg study dan traveling di Australia. Semoga bermanfaat!

Tahun baru 2020 – Australia dikepung Api – Indonesia dikepung Air

Tahun baru dikepung #bushfire dan #banjir


Pemandangan di video tersebut adalah pemandangan yg kami lihat ketika perjalanan #roadtrip kemaren #BrisbaneToSydney .


Itu adalah rekaman ketika kita melewati kota Taree New South Wales, yakni kota diantara Port Maquarie dan Newcastle.


Bener buanyak dan puanjang banget yg kebakar, ndak bisa ngebayangin gimana wujud jalan itu ketika terbakar. Waktu kami #familyroadtrip kemaren juga kami melihat api masih mengepul ditengah hutan, dan ketika lihat sign, iya memang lagi ada yg kebakar juga tapi beruntung kita tidak lewat jalan itu.
Dan sekarang lagi ramai #bushfire di kota Mallacoota, Victoria, yakni kota di perbatasan Victoria dan NSW. Lihat berita kalau udara di #canberra juga udah hazardous air quality.


Tak lupa, negeri tercinta, khususnya #Jakarta dan sekitarnya yg sekarang lagi dikepung #banjir yg luar biasa, kabarnya curah hujan kemarin di jakarta adalah curah hujan tertinggi selama 24 tahun.


Yuk kita yg selamat sehat sentosa dimanapun berada bantu saudara2 kita baik yg di #Indonesia maupun di #Australia minimal dg doa atau dg support lain misal dalam bentuk dukungan moral ataupun material.

Andaikata Tuhan mau, pasti gampang bagi tuhan untuk memindahkan hujan yg ada dijakarta ke #NSW utk memadamkan api. Tapi tentu tidak demikian! Dengan smua cobaan ini tentu kita harus sadar kalau manusia itu tak berdaya, secanggih apapun yg manusia sudah upayakan semaju apapun negaranya, sesiap apapun manusianya. Manusia sebenernya ya tak berdaya.


Tugas kita tidak lain tidak bukan hanya 3, ikhtiar/berusaha, berdoa, dan tawakal.


Salam dari pinggir kali #Brisbane

Rischan Mafrur

=============================

Bagi yg tertarik dengan tulisan saya mengenai

  1. Study di Australia [Silahkan akses ke halaman ini]
  2. Traveling alias jalan2 di Australia termasuk tempat-tempat yg harus dikunjungi [Silahkan akses ke halaman ini]
  3. Vlog tentang Kuliah/Beasiswa di Australia dan di Korea, ttg jalan-jalan kami baik di Australia dan Korea [Silahkan akses ke channel Youtube kami: Alkwangju]

Dua halaman diatas adalah kumpulan tulisan-tulisan saya ttg study dan traveling di Australia. Semoga bermanfaat!

Nyetir di Australia

Bagi pembaca blog ini tentu pasti tahu dan pernah baca tentang penulis. Ya maklum penulis kan orang kampung boro2 punya mobil naik mobilpun jarang hehe. Silahkan baca disini kalau mau tahu ttg penulis.

Dulu bisa dihitung jari berapa kali saya naik mobil sampai lulus S1 di Jogja hehe, jadi sudah pasti dipastikan saya gak bisa nyetir sampe lulus S1. Beda banget ya, mungkin klo pembaca tinggal di Jakarta saya yakin pasti S1 itu udah bisa dan terbiasa nyetir. Tapi jelas klo motor saya bisa lah wkwkwk.

Habis lulus S1 eh langsung lanjut kuliah S2 ke Korea dengan beasiswa disana malah kaget krn lajurnya lajur kanan, setirnya di kiri, kebalikan dari Indonesia. Bisa dibayangin pas di korea, bus stop, taxi stop itu bukan di kiri kyk di Indo tp di kanan hehe. Pengalaman ke Seoul naik mobil dari Gwangju juga pernah tp yg nyetirin temen pekerja Indonesia yg kerja disana, dia punya mobil hehe. Intinya sampe saya lulus S2 dari Korea, sy ttp belum bisa nyetir.

Setelah pulang ke Indonesia tidak lama, saya menikah dg istri saya, dia tinggal di Bogor. Orang tuanya sih jawa, hanya saja tinggal di Bogor krn beliau beliau ngajar di IPB. Masih inget awal2 nikah, saya awkward banget, lha gimana kemana mana disetirin istri, terus sy jg nikah kan belum kenal istri, hanya ketemu 1 bln di Korea. Jadi bisa dibayangin deh apalagi kultur indo kan kyk aneh gitu perempuannya nyetir, eh suami yg jadi penumpang wkwk. Klo skrng di sini (Australia), itu udah biasa, gender equality disini emang jossh, pandangan2 ttg perempuan juga sangat berbeda dg di Indonesia.

Ndak bisa nyetir, ndak punya mobil, ternyata cukup repot juga, khususnya klo saya mau mudik dari Bogor ke rumah orng tua di Temanggung, apalagi sehabis lahirnya jabang bayi Fatiha. Sy masih inget, klo pulang naik Citylink dari halim, turun di Adi sucipto Jogja, terus calling temen yg tinggal di Jogja. Ada untungnya saya kuliah di Jogja, jadi sampai sekarang masih banyak temen saya di Jogja baik yg asli Jogja atau yg bukan asli jogja tp masih menetap di Jogja.

Temen saya yg selalu sy repotin atau sy hubungi ketika di Jogja adalah Tinton, dia punya bisnis tour guide. Jadi sy tinggal bilang aja nanti sy di jemput di Adi sucipto langsung dianterin ke Temanggung hehe, kebetulan dia juga asli temanggung, jadi sekalian dia pulkam jenguk orang tua.

Temen-temen yg diluar jawa atau darimanapun klo pingin main ke Jogja dan sekitarnya, butuh travel, atau guide, mau asli Indo atau Bule, langsung kontak dia aja deh. Ini website usaha temen sy tinton: https://borobudurprambanan.com/ (usaha dia tour guide borobudur prambanan dan sekitar, rata2 clientnya bule), turis lokal jg ok kok, ini Blog dia: https://alabackpacker.com/. Recommended deh!

Eh malah jadi promosi wkwk! Kembali ke Nyetir di Australia!

Nyetir di Australia

Kalau dilihat dari foto diatas tentu saya sepertinya sudah bisa nyetir bukan? Alhamdulillah skarang bisa naik Subaru forester 2004 SUV. Itu foto kemaren pas ke Noosa, bisa dipakai offroad juga sih tp ya tentu itu mobil Metic hahaa.

Ok ini point2 penting nyetir di Australia:

  1. Saya tiba di Aussie oktober 2017, pas sy tiba ternyata tidak seperti yg saya espektasikan! Dulu pikiran saya ya negara maju, mirip korea lah, bisa kemana2 naik subway ternyata beda jauh!
  2. Disini publik transportasi memang ok, tp dg kendaraan pribadi itu lebih murah, apalagi klo bawa keluarga dan punya anak. Spot2 juga jauh2 dan kadang tidak terjangkau dg transportasi publik. Harga mobil murah2 juga disini makanya jangan kaget mahasiswa aussie pada punya mobil, ya tentu mobil bekas dan mobil tua hehee
  3. Karena kondisi itulah, saya bingung, lha lihat temen2 pada punya mobil kemana2 enak. Akhirnya saya putuskan pas sy pulkam jenguk anak istri (dulu ketika sy blm bawa anak/istri), pas sy nyampai di Bogor sy daftar kursus nyetir. Cuman kursus bentar eh dpt SIM Indonesia haha.
  4. Jujur saya sebenernya blm PD nyetir, lha nyetir baru pas di kursus itu jek hehe. Ketika sy tiba lagi di Australia sy putuskan, bismillah beli mobil, mobil pertama sy Ford Festiva 97, mobil tua, kecil, warna merah. Pilih kecil krn ya masih takut nyetir hehe. Kasihan sih mobil ini, bodinya banyak yg rusak krn tau sendiri parkir sy ngawur wkwk. Mobil ini akhirnya sy rongsokkan alias wrakers krn rusak, biaya untuk mbenerin lbh mahal daripada harga mobilnya, baca di postingan IG sy di atas.
  5. Tentang nyetir disini! Intinya nyetir disini harus taat rambu2 dan aturan! santai kok gak akan pernah ditangkap polisi, gak pernah sy lihat ada polisi di jalan! tapi kamera ada dimana! Langgar dikit langsung dapat surat cinta ke rumah.
  6. Temen sy melanggar speed, kena speeding pas di highway, dpt surat cinta dikirim ke rumahnya dan harus bayar 196 AUD udah dpt kambing tuh. Temen sy lainnya nrobos lampu merah di city pdhl lagi sepi, langsung dpt surat cinta denda 450 AUD. Hahaha, itu dikali 2 udah dpt harga mobil sy ford diatas. Temen sy yg lain kena speeding ketika jalan di suburb udah gitu kena 2X lagi, dpt 2 kali surat cinta masing2 205AUD. Asiik kan, Parkir juga hati2. Klo parkir sembarangan nanti tiba2 mobil bisa ilang, bukan dimaling, tp di towing sama city council. Temen sy parkir melebihi jam, misalnya hanya boleh 2P (2 jam parkir), eh dia lebih. Dia kena dendan 96 AUD. Posisi mobil ketika parkir juga hati2, salah posisi ya tinggal bayar aja wkwkw.
  7. SIM Indonesia boleh dipakai untuk nyetir di sini. Ngurus SIM sini susah banget lho. Oya sy dpt kabar FYI: klo di victoria udah gak bisa katanya, jadi harus bikin sim Aussie.
  8. Rata2 jalan disini klo jalan kecil di suburb misalnya itu maximum 50 km/jam! dan biasanya Overtaking prohibited alias gak boleh nyalip. Makanya jalannya harus bener dan gak boleh terlalu lambat juga apalagi klo ada mobil di belakang kita. Jadi bener2 harus pas.
  9. Kalau di Highway/Freeway ya semacam toll klo di Indonesia tp klo disini gratis gak bayar. Disini juga ada tolls, tp ngapain masuk tolls wong highway aja no macet dan gratis hehee. Klo di highway speed ada yg 80, 90, dan rata2 100, harus diperhatikan sign nya. 110 Ada juga tp itu jarang!
  10. Makna Tlakson! klo nyetir disini klo sampai ditlakson itu artinya “Fu*king!” wkwkwk. Org sini sabaran, jadi klo sampai denger bunyi tlakson itu berarti mereka marah. Beda kan, klo di Indo malah dipakai angkot buat nyari penumpang.
  11. Disini bener2 harus nyetirnya sesuai rules klo kita ngelanggar, mereka tak segan2 nabrakin mobilnya ke mobil kita lho, dan klo kita yg tidak sesuai aturan alias kita yg salah yowis wasalam kita harus ganti mobil mereka. Disini smua harus pakai insurance/asuransi. Klo tidak pakai asuransi ya horor, klo sampai ada apa2 itu bisa mahal banget.

Jadi mungkin itu dulu ya, silahkan klo ada yg mau tanya bisa ditanyakan di comments! nanti sy upload deh vlog ttg pengalaman dan tips nyetir di Brisbane! tunggu saja di Channel youtube kami Al Kwangju.

Salam dari pinggir kali Brisbane

Brisbane, 23 Desember 2019



=============================

Bagi yg tertarik dengan tulisan saya mengenai

  1. Study di Australia [Silahkan akses ke halaman ini]
  2. Traveling alias jalan2 di Australia termasuk tempat-tempat yg harus dikunjungi [Silahkan akses ke halaman ini]
  3. Vlog tentang Kuliah/Beasiswa di Australia dan di Korea, ttg jalan-jalan kami baik di Australia dan Korea [Silahkan akses ke channel Youtube kami: Alkwangju]

Dua halaman diatas adalah kumpulan tulisan-tulisan saya ttg study dan traveling di Australia. Semoga bermanfaat!



Cerita mahasiswa di Brisbane Australia

Dulu saya ngira share pengalaman remeh temeh rempeyek itu tak ada yang tertarik. Tapi tahu tidak? kalau buku saya “24 Purnama di Negeri Ginseng” itu juga mulai dari tulisan saya yang remeh temeh. Maksudnya apa tulisan remeh temeh itu? ya tulisan share pengalaman experience saja. Sampai-sampai ternyata ada editor Mizan yang nyasar di blog ini dan menawarkan untuk menerbitkan tulisan saya. Jadilah buku itu. Cerita lengkapnya disini nih!

Saya juga gak bakal ngira kalau tulisan semacam cara buat paspor bayi, memperpanjang paspor di KJRI Sydney atau bahkan ngurus SKCK di Australia itu lumayan banyak viewers nya.

Jadi memang kadang hal-hal yang menurut kita sepele, remeh temeh, ternyata ketika kita tulis, banyak juga orang yg mencarinya. Jadi bisa jadi tulisan kita, pengalaman kita yang kita rasa biasa-biasa saja tapi bisa jadi akan berarti luar biasa bagi orang lain yang sedang membutuhkan.. wasyah hehe.

Oleh karenanya selain tulisan, semenjak istri datang ke sini, kami udah bikin lumayan banyak Vlog. Bukan kami sih, yg bikin tepatnya istri hahaa, ya karena istri suka bikin konten video udah gitu suka design juga. Jadi pas lah.

Sebenernya kalau dari saya pribadi sih, vlog yg kami buat ini asik untuk kita nikmati sendiri aja, soalnya saya pernah punya pengalaman, bikin vlog pas salju turun di kampus dulu pas S2 di Korea. Eh pas udah pulang, suka banget tuh nonton ulang, nostalgia, dan jadi kangen balik lagi hehe.

Tapi kalau misal vlog2 yg kami buat, termasuk tulisan yg saya tulis bisa bermanfaat bagi orang lain ya Alhamdulillah hehe

Berikut vlog2 yg telah kami buat disini:

Atau monggo langsung ke playlistnya berikut ini:



=============================

Bagi yg tertarik dengan tulisan saya mengenai

  1. Study di Australia [Silahkan akses ke halaman ini]
  2. Traveling alias jalan2 di Australia termasuk tempat-tempat yg harus dikunjungi [Silahkan akses ke halaman ini]
  3. Vlog tentang Kuliah/Beasiswa di Australia dan di Korea, ttg jalan-jalan kami baik di Australia dan Korea [Silahkan akses ke channel Youtube kami: Alkwangju]

Dua halaman diatas adalah kumpulan tulisan-tulisan saya ttg study dan traveling di Australia. Semoga bermanfaat!



Pengalaman ke UGD RBWH Brisbane

Hari Ahad kemaren, tgl 27 Oktober kami sekeluarga main ke Mount Coot-tha Botanic Gardens. Tidak jauh sih dari rumah, sebelah Milton kira2 hanya 15 menitan driving. Disana kami ke Planetarium ngajak fatiha untuk mengenal space, kata dia “Ibu Bapak, look look, space!” hahaa, padahal anak ini belum masuk kindy tapi ngomongnya udah campur raduk, maklum efek “ABC kids” di TV yg tiap pagi dia udah bisa nyalain sendiri.

Sehabis dari planetarium, biasalah main ke garden, keliling-keliling, dari Japanese Garden, kemudian ke taman bambu, sampai lihat buaya! Seneng banget deh. Yang pasti tak lupa adalah nggelar tiker sambil makan. Intinya sih pindah tempat makan wkwkw 😀

Kamipun pulang dan sampai rumah jam 3 sore! Saya bersiap2 untuk pergi karena ada urusan penting di coronation #wasyahh sok sibuk. Sekitar jam 4 sore, Istri saya telp, “Mas, fatiha hidungnya kemasukan blue berry”. Sontak saya berpikir, perasaan blue berry gede deh masak bisa masuk hidung anak-anak? Saya inget hari Jumat lalu, istri dan fatiha belanja ke Coles dan fatiha beli blueberry.

Saya bilang ke istri, “coba check dia habis main apa. Seingetku waktu di Garden dia metik bijian tumbuhan warna hitam, mas takutnya itu yg masuk ke hidung”. Sayapun bilang ke istri untuk mandiin fatiha, ya sapa tau pas mandi bisa keluar bijinya. Kata istri sih, dia sampai udah nyoba nusuk2 buahnya pakai jarum pentul “bahaya banget bukan? wkwkw”. Dan keluar cairan hitam-hitam, makanya istri saya ngiranya blue berry.

Saya pulang sampai rumah jam 6 dan Fatihapun sudah tidur. Saya tanya ke istri, kata istri masih kesumbat itu hidung fatiha, napasnya juga gak lancar. Dia tadi juga nangis2 katanya sakit, terus akhirnya ketiduran. Saya coba check, pakai center lihat hidungnya. Eh ternyata bener, kelihatan! dan saya yakin itu bukan blueberry. Saya ambil blueberry dan nunjukin ke istri, “Blueberry gak ada bijinya, ini mas pencet langsung hancur”. Akhirnya Istri nunjukin biji2an yg ternyata dibawa fatiha dari Taman, pas saya check saya cukup kaget krn bijinya ternyata keras! “Wah gimana ini ngeluarinnya”, batin sy.

Kami pun bingung, saya coba pegang2 hidung dia, dia berontak soalnya pas tidur. Sayapun berpikir sptnya bukan ide bagus untuk ngeluarin pas dia tidur apalagi klo pakai benda yg tajam takut malah nanti luka. Saya bilang ke istri, “coba deh kamu tanya di group ibu2 Indonesia BNE, ada yg punya pinset tidak? nanti mas coba keluarin klo dia bangun, tp skrn pinjem pinset dulu aja”.

Namanya juga ibu2, langsung fast response lah ehehe, sampai dikirimi foto2 pinset punya ibu2 yg sptnya serem-serem dan terlalu gede. Banyak yg nyaranin untuk telp home doctor atau langsung dibawa ke emergency/UGD saja!

Sebagai insan IT, tentu yg saya lakukan adalah googling. Jadi inget presentasinya om Jimmy kemaren ttg “Consumer Health Search” haha, Saya coba Googling dg keyword “Something stuck in my kid’s nose” dan beberapa informasi keluar! Salah satunya cara ngeluarinnya adalah dg “Mother kiss!”. Tanpa baca isinya, saya langsung kepikiran dulu Ibu saya pas adik saya pilek gak bisa napas hidungnya di sedot pakai mulut ibu. “huft, malah jadi baper keinget emak, sungguh pengorbanan emak memang luar biasa”!

Saya sama istri langsung sepakat ingin mencobanya, akhirnya dicobalah beberapa kali pas fatiha tidur sampai akhirnya dia kebangun dan hasilnya “FAILED”. Dari berbagai tulisan yang kami baca memang tidak disarankan untuk mengeluarkan sendiri dengan alat2 tajam takutnya malah melukai. Sayapun sebenernya berpikir, apakah ini terhitung emergency tidak ya? cuman saya ya takut aja kalau kenapa-napa. Ya sudah akhirnya saya putuskan, yowis yuk, ke emergency/ UGD aja. Rumah sakit terdekat dan yg public yg saya tau ya RBWH. Karena dulu pernah nganterin temen ke sana.

Kamipun siap2 dan akhirnya kami pergi ke RBWH (Royal Brisbane & Women Hospital), kurang lebih 20 menitan kami sampai ke emergency. Kurang lebih jam setengah 8 malam kami sampai RS. Seperti yang kami duga, fatiha nangis meraung-raung gak ketulungan karena dia tau dia di Rumah sakit dan ngelihat suster. Maklum trauma vaksin, dia takut disuntik hehee. Cukup ngasih kartu Alianz (asuransi kesehatan) fatiha, dan student card saya. Semua beres, langsung dilayani!

Dokter nanya kronologinya dan sayapun mencoba menceritakannya. Saya juga bawa sample pant seed yg diduga sebagai pelakunya. Wadeh kaya kriminal saja. Ini gambar sample yg saya tunjukin ke dokter.

Plant seed – yg kami duga masuk ke hidung fatiha

Dokterpun bertanya, apa yg sudah dilakukan. Kami juga cerita, dari mulai nusuk2 pakai jarum pentul pas dia tidak tidur, kemudian mencoba agar fatiha bersin, dan kata istri fatiha juga udah bersin beberapa kali tapi ttp tidak keluar biji di hidungnya. Kamipun juga bilang kalau kami sudah melakukan “Mother kiss” method. Dokterpun bilang, wah ternyata kamu tahu method itu, gimana kamu melakukannya? Dan ternyata teng ting tong….. wkwkw, karena saya gak baca cuman baca judul dan inget emak waktu itu! ternyata yg kami lakukan salah haha. Mother kiss itu “Blow” bukan “Suck”. Jadi Mother kiss itu, meniupkan udara ke mulut anak sehingga nanti udara akan keluar dari hidung. Bukan “sucking the nose wkwkwk” Tapi juga harus hati2 apalagi buat anak, nanti takutnya kenapa2 dengan paru-parunya! Jadi saran dokter gimana klo kita coba mother kiss disini. Tapi saya coba ceheck dulu deh hidung dia, kata dokternya.

Ketika dokter mau check, spt biasa, fatiha nangis gak ketulungan, sampai2 dokter ngeluarin mainan aquarium dan sebagainya. Intinya fatiha gak bisa diajak kerjasama! ya sudah pilihan terakhir, fatiha di balut badanya dg kain dan dokter berusaha ngelihat biji di hidungnya. Dan ternyata….. bijinya makin masuk ke dalam. Ya feeling saya sih karena dia nangis! Jadi makin masuk deh. Ya sudah akhirnya atas petunjuk dokter kami melakukan mother kiss dg kondisi badan fatiha dibalut kain jadi dia gak bisa gerak gerak. Istri saya cobain 3X hasilnya “FAILED”. Akhirnya giliran saya, tetp ndak bisa dan kasihan fatihanya, sptnya saya menipunya terlalu kencang, dia sampai batuk2 hehe. Akhirnya dokterpun menyerah.

Dokter disini memang sangat hati-hati, dia bilang, “kami sebenernya menangani emergency untuk adult bukan anak-anak”. Jadi jalan terbaiknya sepertinya begini.., kami dikasih surat rujukan ke Queensland Childern Hospital (QCH) di South Bribsane, tapi rujukannya ini bukan ke emergency, langsung ke klinik special dokter ahli masalah sumbat hidung. Hmm.. makin gedeg-gedeg saya, ternyata ada ya ahli sumbat hidung pikir saya. Kata dokternya ditunggu saja senin pagi, nanti kamu akan ditelphone dan kamu bisa bawa fatiha ke klinik. Kalau malam ini misal ada kondisi darurat misal bleeding atau kesulitan bernapas atau apa, bisa langsung telp ambulan atau dibawa ke emergency QCH, kata dia. Dia juga ngasih semacam alat plastik, kata dia siapa tau nanti bisa dicoba pakai ini kalau anaknya mau.

Kami pun akhirnya berpamitan dari RBWH, dan ketika kami mau pulang, sontak fatiha senangnya bukan main, langsung bilang ke dockternya “Thank you”, terus cium tangan wkwkw, nduk,… nduk wkkww.

Kami pulang sampai rumah jam setengah 11. Istri udah ngantuk banget, tapi fatiha masih melek, ya iyalah dia tidur sore tadi! Fatiha minta melon dan pisang, akhirnya makan deh dia.. Saya coba googling lagi laptopan di depan, karena Ibunya udah tidur, dia pangil2 saya, “Bapak-bapak, fatiha mau cuci tangan”. Sayapun nyalain lampu kamar mandi, dan mau nganter dia cuci tangan. Eh, tiba-tiba dibersin keras banget dan keluar ingusnya dan terlihat dilantai Biji hitam plus ingus-ingus fatiha. Alhamdulillah, seru saya! istripun langsung kaget dan bangun. Alhamdulillah, biji di hidung fatiha keluar! Saya langsung coba nyalain senter HP dan lampu, saya lihat hidung fatiha, dan sptnya bener memang sudah keluar….

Inilah penampakan dari biji yg ada di hidung fatiha..

Seed plant yg ada di hidung Fatiha

Pagi hari ini sekitar jam 8 saya mendapatkan telphon dari QCH mananyakan tentang surat rujukan dan appointment ke kinik siang ini. Sayapun bilang “case solved” biji sudah keluar, jadi kami spertinya tidak perlu ke QCH. Pihak rumah sakit bilang baik, tapi klo misal kamu pingin memastikan kondisi fatiha, kamu bisa datang hari ini atau bisa telp. Saya bilang “Oke terima kasih”.

Kamipun sarapan soto, dan saya bilang ke fatiha, “Nduk bapak mau makan mie ini lewat hidung, boleh gak? “, “Gak boleh gak boleh, bapak”. Terus saya ambil biji yg tadi, saya lihatin ke fatiha, “Nduk bapak mau masukin biji ini ke hidung bapak ya?”, Kata dia “gak boleh bapak, nanti sakit dan gak bisa bernapas, nanti harus ketemu dokter”. Oke nduk, besok gak main-main biji sama hidung ya?.. Oke bapak kata fatiha.

End.

Salam dari pinggir kali Brisbane



=============================

Bagi yg tertarik dengan tulisan saya mengenai

  1. Study di Australia [Silahkan akses ke halaman ini]
  2. Traveling alias jalan2 di Australia termasuk tempat-tempat yg harus dikunjungi [Silahkan akses ke halaman ini]
  3. Vlog tentang Kuliah/Beasiswa di Australia dan di Korea, ttg jalan-jalan kami baik di Australia dan Korea [Silahkan akses ke channel Youtube kami: Alkwangju]

Dua halaman diatas adalah kumpulan tulisan-tulisan saya ttg study dan traveling di Australia. Semoga bermanfaat!