Kursus Online Gratis, Berkualitas, dan Bersertifikat

Sebelumnya saya pernah posting tentang Kursus Gratis di tengah pandemi Covid19 dari Coursera, tulisan ini sebenernya lanjutan dari tulisan tersebut.

Di tulisan ini saya mau ngomongin soal course Data Engineering with Google Cloud Professional Certificate!

Berawal dari digratiskannya beberapa courses berbayar di coursera karena covid19, saya antusias untuk memanfaatkan kesempatan tersebut. Awal bulan Mei teman saya ngasih info kalau ada promo di course Data Engineering with Google Cloud Professional Certificate. Coursera sebenernya selalu ngasih free trial 1 minggu untuk semua courses yang berbayar, nah promonya ini adalah 1 bulan trial. Saya langsung antusias dan saya optimis bisa menyelesaikan course ini kurang dari 1 bulan jadi nanti gak perlu bayar lah wkwkw. Untuk enroll memang harus masukin kartu kredit. Baru akan kena charge bila lebih dari 1 bulan belum selesai (ini karena saya dapat promo 1 bulan ya). Jika trial 1 minggu dan tidak di cancel ya setelah 1 minggu bisa kena charge. Untuk masa trial bisa dicancel kapanpun, dan gak akan kena charge klo ngecancel.

FYI: link promonya untuk course data engineer itu ada di sini https://www.coursera.org/promo/dataEngineer tapi sekarang sudah tidak bisa. Untuk lihat promo courses lainnya bisa akses link ini https://www.coursera.org/promo/free-courses-college-students.

Baiklah saya ingin cerita tentang course yang saya ikuti ini, serius menarik. Course ini untuk persiapan kalau mau ambil profesional certificate untuk data engineer di Google Cloud Platform. Tadinya saya kira, ah ini mah cepet cuman 1 course, ternyata di dalam 1 course ini ada 6 courses dan tiap course banyak sekali quiz dan latihannya. Latihannya langsung praktek pakai Qwiklab (lihat video saya yang topiknya Google Cloud Platform). Course ini sebenarnya didesign untuk 2 bulan lebih. Di Course terakhir juga ada ujiannya, dikasih timer dan ujiannya tehnis langsung praktek juga pakai Qwiklab. Intinya kalau teman-teman mau ambil sertifikasi data engineer di GCP course ini worth lah walaupun teman-teman harus bayar misalnya. Dan coba kejar selesaikan kurang dari 1 bulan!

Baiklah, saya mau ngomongin sertifikat, karena biasanya temen-temen indonesia nanya ini. Kalau saya pribadi mah kurang begitu tertarik dengan sertifikatnya yang penting ilmunya. Toh ini kan juga sertifikat belajar ya bukan sertifikat profesional. Tapi course ini emang courses untuk persiapan pengambilan profesional certifikat.

Dari course ini saya dapat 7 sertifikat. Karena 1 course ini ada 6 courses, masing-masing courses setelah selesai ada sertifikatnya. Dan ada 1 sertifikat yg menyatakan sudah menyelesaikan 6 courses.

Silahkan bisa dilihat di tautan ini: https://www.coursera.org/account/accomplishments/professional-cert/X9HECYUG2LPR

Data Engineering with Google Cloud Professional Certificate
Google Cloud Platform Big Data and Machine Learning Fundamentals
Modernizing Data Lakes and Data Warehouses with GCP
Building Batch Data Pipelines on GCP
Building Resilient Streaming Analytics Systems on GCP
Smart Analytics, Machine Learning, and AI on GCP
Preparing for the Google Cloud Professional Data Engineer Exam

Dari 6 courses ini saya belajar lumayan banyak, misalnya:

  • Seperti apa data lake dan data warehouse di Google Cloud Platform (GCP), misalnya kita punya banyak source data, gimana setup pipelinenya, konsep ETL, ELT -> Extract Transform Load atau Extract Load Transform.
  • Bagaimana setup pipeline untuk batch data analytics (misalnya kita sudah punya platform hadoop, spark di local/data center kita, terus mau migrasi ke GCP), gimana running PySpark job di GCP cluster pakai DataProc, setup master dan node workers di GCP dan sebagainya.
  • Bagaimana setup pipeline untuk Streaming data analytics. GCP punya Pub/Sub messaging untuk event stream, kemudian pakai Data flow untuk ETL, dan di analysis pakai BigQuery, klo streamnya cepet banget bisa pakai BigTable.
  • Di course itu juga saya belajar bagaimana machine learning di GCP. Dari yang sudah tinggal auto pakai, karena data dan modelnya sudah disediakan Google, atau mau pakai data sendiri dan training di Google Cloud dengan GUI yang begitu mudah, atau mau pakai yg paling advanced, model bikin sendiri, data sendiri, misal pakai Tensorflow di GCP. Product ML di GCP juga banyak banget dari mulai Vision, Language, Speech, dan etc
  • Saya juga baru tau kalau BigQuery punya fitur BigQuery ML, jadi kayak semacam nulis SQL query aja buat ngetraining dan testing model. Sayangnya fitur ini masih cukup terbatas, saat ini BigQuery ML support:1. Linear regression untuk forcasting 2. Binary/multi-class Logistic regression untuk klasifikasi 3. K-mean clustering 4. Import dari Tensorflow
  • Terakhir ada examnya dan kita dikasih timer untuk meneyelesaikannya, examnya ada teori dan yang seru praktiknya pakai Qwiklab. Jadi ada semacam challenge gitu, kita harus menyelesaikannya!

Info: Saya ada sekitar 20an video ketika mengerjakan experiment pakai Qwiklab yang saya rekam, beberapa sudah saya upload di Youtube saya dan akan rilis seminggu sekali setiap hari Senin pukul 18:45pm waktu Brisbane atau 15:45pm waktu WIB.

Silahkan bisa subsribe di Yotube Channel saya Rischanlab

Semua video praktek dari course ini akan ada di playlist ini:

Oya itu baru dari coursera, masih ada edX dan beberapa portal course online yang berkualitas. Jadi bagi teman-teman di Indonesia ayoo manfaatkan kesempatan ini. Resource itu banyak tinggal kita mau memanfaatkan atau tidak.

Semoga bermanfaat, salam dari pinggir kali Brisbane

Rischan Mafrur

Ikhwan Cabul itu benar adanya

Akhir april lalu saya dapet info dari salah seorang dosen di group WA kalau ada dugaan pelecehan seksual yang dilakukan oleh alumni salah satu kampus islam di Yogyakarta yang sekrang di Melbourne. Pas saya denger itu masih pakai Initial, selang beberapa hari, eh tiba-tiba sudah muncul di beberapa media online dan sudah langsung disebut nama terduga pelaku. Pas saya check di IG ternyata profilnya luar biasa.

Saya kira tadinya mungkin hoax, mungkin ada yang tidak suka dengan ybs dan fitnah kali ya. Ternyata semakin kesini updatenya semakin ngeri. Saya sempat check di twitter dan di IG, beberapa orang share screenshot percakapan terduga dengan korban. Pas saya baca ngeri juga yah! Selanjutnya saya baca rilis dari LBH Yogyakarta ternyata sudah ada puluhan aduan dan ada yang mengarah sampai ke pelecehan seksual secara fisik juga, WoW!

Memang secara kasat mata ini susah diterima, lha gimana lagi, terduga ini adalah alumni Ponpes yang terkenal di Indonesia, udah gitu kabarnya juga hafidh quran, bacaan quran nya bikin hati nyes, juara dan jago bahasa arab dan bahasa inggirs, pernah ikut YSALI di USA, ustad muda, dan mahasiswa berprestasi sebuah kampus Islam di Yogyakarta. Udah gitu sekarang terduga sedang S2 di salah satu kampus terbaik di Australia di Melbourne pakai beasiswa dari pemerintah Australia. Kurang apa coba? Serius, saya sebenarnya tidak percaya sih!

Bagi saya, zero tolerance lah buat perilaku seperti ini! Dan dengan aduan yang sampai 30 kasus, sampai almamaternya di Indonesia mencabut gelar mahasiswa berprestasi, itu kan sudah menjadi bukti awal kalau hal ini memang terjadi. Udah gitu aduannya di LBH udah sampai 30 orang. Dan kemaren saya dapat link dari teman-teman mahasiswa/i Indonesia di Australia untuk tanda tangan petisi yang pada akhirnya muncul petisi di Change.org. Saat ini sudah ada sekitar 3000 tanda tandangan tuntutan untuk mencabut beasiswa terduga yang saat ini sedang S2 di Melbourne.

Ada beberapa catatan yang ingin saya sampaikan di tulisan ini:

  1. Tidak ada toleransi untuk pelaku dan perilaku pelecehan seksual seperti ini. Semoga persoalan ini segera clear dan tidak terulang lagi apalagi dari informasi yang beredar beberapa pelecehan terjadi di kampus dan juga sudah agak lama.
  2. Ketika manusia masih disebut manusia, maka sifat manusia akan tetap melekat padanya. Jadi dia ya butuh makan, tidur, punya hasrat dsb. Oleh karenanya apapun profesinya, mau dia tokoh agama, mau dia pejabat atau apapun, sekali dia masih manusia ya sifat manusianya masih ada. Maka ya jangan gampang kaguman sama orang apalagi di media sosial. Banyak kok hal-hal yang terjadi hanya karena media sosial. Jadi berhati-hatilah dalam bersosmed. Karena kita sebenernya tidak tahu siapa dibalik dari akun sosmed tersebut.
  3. Momen Ramadhan ini juga bisa kita jadikan sebagai pengingat, kalau berdoa untuk diri maupun anak, jangan hanya sebatas memohon menjadikan generasi penerus kita para hafidh tapi harus kita lanjutkan agar generasi kita menjadi orang yang faqih dan berakhlaq mulia. Hafidh itu adalah milestone pertama bukan terakhir.

“Akan keluar manusia dari arah Timur suatu kaum yang rajin membaca al-Qur’an namun tidak melampaui pangkal tenggorokan mereka” (HR Bukhori).

“Barangsiapa yang Allah kehendaki kebaikan padanya, niscaya Allah akan jadikan ia faqih dalam agama” (Muttafaqun ‘alaihi).

Semoga kita dan keluarga kita dilindungi dari akhlaq yang buruk seperti itu dan terhindar dari orang-orang yang mempunyai kelakuan buruk seperti itu. Amin.

===============================================================

Point saya di tulisan ini adalah:

  • Ketinggian ilmu tidak menjamin ketinggian adab, makanya mengapa para ulama terhadulu belajar adabnya lebih lama daripada ilmu
  • Selama dia masih manusia tidak ada jaminan apapun profesi dia, nabi selamat karena maksum terjaga.
  • Jangan gampangan kagum apalagi hanya kenal di sosmed, harus lebih banyak hati-hati
  • Bila kita dianugerahi oleh Allah berupa kemampuan hafalan quran yang baik, bacaan quran yang baik, dipanggil ustad karena paham agama. Seyogyanya kita punya rasa tanggung jawab lebih tinggi. Dan lebih menjaga adab karena Allah sudah memberikan karunia spt itu.
  • Tidak ada generalisir, itu ya oknum, tp saya sebagai orng islam, kenapa saya nulis ini adalah untuk self kritik. Saya gak akan menyalahkan orang di sana mau dia mengaitkan dg posisinya sbg ustad atau sebagai ahli agama. Tapi yang saya tekankan adalah self kritik terhadap diri. Harus lebih baik lagi. Apalagi kalau posisi saya tinggal di Australia yang muslim sebagai minoritas.

Silahkan berita sudah muncul di ABC au https://www.abc.net.au/news/2020-05-09/sexual-harassment-allegations-indonesia-student-australia-awards/12211672

Disitu juga disebutkan, karena YBS juga aktif menjadi pengisi ceramah di beberapa mesjid di sini.

Tentu ini juga mencoreng komunitas muslim Indonesia disini. Paling penting dalam hidup itu autokritik, kadang Gajah di pelupuk mata tak tampak, semut di seberang lautan tampak

Semoga kasus ini segera clear. Cukup susah untuk kasus seperti ini apalagi di Indonesia. Mungkin ini dulu ya, salam dari Brisbane.

Rischan Mafrur

91 Juta Data Pengguna Tokopedia Dijual Seharga US$ 7.000

Pagi ini saya cukup kaget ketika lihat twitter, salah satu trendingnya adalah tokopedia. Pas saya lihat ternyata ada screenshot seorang pembobol jual data tokopedia di DarkNet. Saya kira wah paling ini hoax lah. Ternyata dia juga jual di Empire Market terganggal 3 Mei. Penjualnya bilang dia jual 91 juta data pengguna tokopedia. Pas saya check di internet ternyata tokopedia memang punya pengguna sekitar itu.

Tokopedia user data leaked

Kalau dari email penjual sih dot JP apakah bisa dipastikan pembobol dari jepang? ya belum tentu. Mungkin hanya untuk mengelabuhi.

Saya coba scroll twitter dan ternyata sudah ada yang mencoba membeli datanya yang versi 15 juta data pengguna dan mencoba beberapa emailnya dan ternyata benar!

Kalau dari info yang beredar datanya adalah PostgreSQL database dump, kalau tidak salah PosgreSQl pakai SHA2-384 hashing function. Jadi sptnya cukup susah untuk membuka passwordnya lah. Cuman klo password yang dipakai cukup gampang biasanya hash nya sudah sering beredar di Internet.

Yang sangat disayangkan adalah personal data ternyata disimpan dalam plain text. Jadi data nama, alamat, nomor HP, email, dan info-info penting lainnya disimpan dalam format text jadi langsung bisa terlihat.

Contoh datanya seperti ini

Dari hal ini ada beberapa issue yang perlu kita perhatikan

  1. Personal data, itu lengkap lho sampe alamat, no telp, nama lengkap dkk. Ini bisa dijual ke spammers misalnya. Jadi siap-siap saja para pengguna tokopedia besok bakal sering dapat email spam dan SMS/telp spam.
  2. Kalau ada Credit card info lebih horor lagi karena dengan bermodal personal data dan nomer CC udah bisa buat belanja lho. Beberapa CCV generator juga tersedia di Internet, jadi cukup tau nomor CC dan personal data, orang jahat bisa dengan mudah menggunakannya untuk belanja online.
  3. Email dan password, password pasti biasanya di hash, tapi tergantung kuat apa tidak, misal lemah dan bisa di crack ya sudah deh kelar. Apalagi kalau hobby kita adalah menggunakan password dan email yang sama untuk banyak akun. Ya panen tuh attackernya.

Terus sebagai pengguna tokopedia apa yang harus kita lakukan?

  1. Kalau password yang kita pakai di tokopedia sama dengan password-password lain yang kita pakai di akun sosmed, atau akun lainnya, segera ganti password itu, tidak hanya yang di tokopedia tapi juga yang di akun-akun lainnya.
  2. Bersiap-siap mungkin kedepan akan menerima banyak email spam atau SMS/telp spam/scam. Jadi lebih berhati-hati.
  3. Scam ini harus diwaspadai, kedepan bisa jadi pengguna tokopedia akan sering menerima email/SMS palsu yang seakan-akan dari tokopedia misalnya. Jadi harus lebih ekstra hati-hati.
  4. Mulai sekarang harus lebih aware dengan personal data, jangan sembarang masukin personal data lengkap ke platform apapun.
  5. Ketika mau memasukkan personal data kita ke sebuah platform online, kita harus tahu betul bagaimana mereka mengelola data kita. Apakah data disimpan di encrypt atau tidak, di simpannya bagaimana, dimana, apakah ada jaminan keamanan dan sebagainya.

Semoga bermanfaat

Kursus gratis ditengah Pandemi Covid19 dari Coursera

Siapa sih yang tidak tahu coursera, banyak courses disana yang gratis maupun yang berbayar cukup mahal. Dan yang pasti kalau persoalan kualitas jangan ditanya lagi karena institusi/univeritas yang ngasih course adalah universitas/institusi top. Di masa Pandemi Covid19 ini coursera menawarkan beberapa courses yang tadinya berbayar menjadi gratis, udah gitu bisa dapat sertifikat.

Saya malah prihatin dengan apa yang terjadi di Indonesia, lha masa lagi wabah begini malah ada yang mau ambil keuntungan, misal malah dapat proyek dari kartu prakerja padahal kualitas materi pelatihan onlinenya begitu. Lebih baik kasih aja free internet selama PSBB kan enak, biar rakyat bebas memilih mau ikut pelatihan online dimanapun.

Ini adalah 3 sertifikat saya dari 3 courses yang saya ambil di coursera:

Certificate dari Google Cloud
Certificate dari LearnQuest, saya belajar Azure di course ini
Certificate dari AWS

Tiga courses yang saya ikuti ini tadinya berbayar tapi selama wabah corona ini jadi gratis dan dapat sertifikat. Ketika membuka halaman course, langsung pilih enroll, dan disitu nanti tertera biaya untuk mengambil course ini, klik saja proses nanti akan diarahkan ke halaman bahwa course ini sudah terbayar.

Untuk mengakses 3 courses yang saya ambil ini linknya tercantum berikut:

Dari tiga courses ini yang paling lumayan menurut saya yang dari Google Cloud. Jadi quiznya gak cuman pilihan ganda tapi harus langsung nyoba dan dikasih user dan password sementara serta timer untuk ngefollow guide nya. Di Google Cloud ada 3 Qwiklabs: Bikin chatbot, Training ML buat deteksi jenis Awan, Nyobain BigQuery ML buat prediksi pembelian, lumayan asik.

Untuk courses lain yang ditawarkan gratis selama pandemi covid19 bisa dibuka ditautan ini:

https://blog.coursera.org/coursera-together-free-online-learning-during-covid-19/

Semoga bermanfaat, selamat mencoba

Sekolah anak di Australia

Karena tahun ini anak kami sudah umur 3 tahun, jadi anak kami sudah eligible untuk masuk Kindy sebelah rumah. Lokasinya sangat dekat dengan rumah, jadi cukup jalan kaki.

Hari ini hari pertama anak kami Fatiha masuk kindy, ibunya tadi pagi pusing karena nyiapin bekel. Soalnya bekelnya ada aturannya hehe

Bekal fatiha sekolah – morning tea + lunch + snack pack

Ini nih foto fatiha sebelum masuk ruangan tadi

Hari pertama Fatiha Sekolah

Pertanyaan yang muncul biasanya, terus itu sekolahnya bayar? hehee Oke jadi begini. Biar postingan ini ada faedahnya, jadi saya harus nyertain info penting lah

  1. Bagi student yang punya anak, jenis beasiswa yang didapat akan mempengaruhi bagaimana anak kita nanti sekolah. Perhatikan baik-baik.
  2. Jika anda mendapatkan beasiswa dari Australia baik itu ADS/Endovour/IPRS atau apapun itu. Udah lah santai, urusan anak sekolah semuanya enak.
  3. Bagi yang mendapatkan beasiswa dari Australia dan punya anak usia <5 tahun. Bisa langsung join ke childcare saja. Biayanya per hari 100 AUD. Muahal kan? tapi karena dapat beasiswa dari Australia jadinya dapet diskon 80% hehe. Enaknya childcare itu tiap hari.
  4. Bagi yang mendapatkan beasiswa dari Australia dan punya anak usia >5 tahun. Udah deh beres smua, dari mulai Prep 5 tahun, SD, SMP, SMA. Semuanya FREEE!!!

Terus pertanyaannya, bagaimana dengan kami yang dapat beasiswa BUKAN dari Australia? misalnya LPDP seperti saya?

  1. Jika anda PhD student atau master by research (MPhil) dan anak anda usia >5 tahun. Ya udah free semua!
  2. Jika anda master student (master by courses), sekolah anak harus bayar, berapapun usia anak.
  3. Kasus saya, saya PhD student tapi umur anak saya <5 tahun. Jadi gak bisa masuk prep kan? Solusinya adalah childcare hahaa. Biayanya ya tadi 100 AUD per hari dan TIDAK ADA DISKON!
  4. Karena saya tidak bisa ambil opsi 3, terlalu mahal. Ada opsi lain, yakni di Kindy! Seperti anak saya sekarang. Sekolahnya sebulan cuman 10 kali, hari kamis jumat dan minggu ke dua rabu, kamis, jumat. Biayanya per hari 35 AUD. Masih lumayan terjangkau lah 🙂
  5. Sekolahnya mulai 8:30 sampai 14:30.

Udah ya, sampai ketemu lagi ditulisan lainnya..

=============================

Bagi yg tertarik dengan tulisan saya mengenai

  1. Study di Australia [Silahkan akses ke halaman ini]
  2. Traveling alias jalan2 di Australia termasuk tempat-tempat yg harus dikunjungi [Silahkan akses ke halaman ini]
  3. Vlog tentang Kuliah/Beasiswa di Australia dan di Korea, ttg jalan-jalan kami baik di Australia dan Korea [Silahkan akses ke channel Youtube kami: Alkwangju]

Dua halaman diatas adalah kumpulan tulisan-tulisan saya ttg study dan traveling di Australia. Semoga bermanfaat!

Beasiswa ke Italy 2020/2021

Informasi Beasiswa Universitas Bologna Italia 2020/2021. Berikut ini informasi mengenai kesempatan beasiswa jenjang sarjana dan pascasarjana di Universitas Bologna (Unibo) Italia berdasarkan surat edaran dari Kemendikbud.

Surat Edaran Kemendikbud – Beasiswa ke Italy di Universitas Bologna
Poster beasiswa ke Italy

Pendaftaran ditutup tanggal 30 Maret ya 🙂

Untuk mengunduh dokumen pengumuman diatas (versi pdf) bisa ditautan berikut ini:

Tulisan-tulisan saya sebelumnya yang mungkin bermanfaat:

Semoga bermanfaat ya…

Materi Seminar Sukses Beasiswa ke Korea dan Australia

Sore ini saya ada kul WA, acara ini lhoo… hehee berikut materinya

Kul WA Beasiswa di Korea dan Australia

Tulisan-tulisan saya terkait Beasiswa Korea Selatan:

Vlog tentang Serba-serbi Beasiswa dan Kuliah di Korea Selatan:

TULISAN-TULISAN SAYA TERKAIT BEASISWA AUSTRALIA:

  1. Study di Australia [Silahkan akses ke halaman ini]
  2. Traveling alias jalan2 di Australia termasuk tempat-tempat yg harus dikunjungi [Silahkan akses ke halaman ini]
  3. Vlog tentang Kuliah/Beasiswa di Australia dan di Korea, ttg jalan-jalan kami baik di Australia dan Korea [Silahkan akses ke channel Youtube kami: Alkwangju]

TULISAN-TULISAN SAYA TERKAIT BEASISWA LPDP:

Berikut tulisan-tulisan saya mengenai seleksi LPDP:

  1. S3 ku mau kemana? 
  2. Akhirnya The University of Queensland, Australia adalah kampus S3 saya.
  3. Essay sukses terbesar dalam hidupku LPDP
  4. Essay kontribusi bagi Indonesia LPDP
  5. Seleksi administrasi LPDP
  6. LGD dan Essay on the spot LPDP
  7. Pengalaman dan Tips lolos seleksi wawancara LPDP